Banjir Bandang, Sekolah di Lebak Diliburkan 2 Pekan

Di Desa Cigobang, setidaknya ada 560 Kepala Keluarga (KK) yang masih terisolir.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 05 Januari 2020 | 17:45 WIB
Banjir Bandang, Sekolah di Lebak Diliburkan 2 Pekan
Banjir Lebak (Antara)

SuaraBanten.id - Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mencatat masih ada dua desa yang terisolir karena banjir bandang di Lebak. Kawasan itu belum bisa di evakuasi selama 5 hari.

Kedua desa itu yakni Kampung Gunung Julang, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebak Gedong dan di Desa Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.

"Daerah yang terisolir ada dua, yaitu di Gunung Julang di Desa Lebaksitu, kecamatan Lebak Gedong. Kemudian juga di Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, ditemui di jembatan putus Kecamatan Sajira, Minggu (5/1/2020).

Di Desa Cigobang, setidaknya ada 560 Kepala Keluarga (KK) yang masih terisolir. Sedangkan di Kampung Gunung Julang, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebak Gedong belum bisa diketahui datanya, lantaran akses yang sulit untuk sampai ke lokasi tersebut.

Baca Juga:Waspada Banjir Bandang Susulan di Lebak Banten, Cuaca Masih Buruk

Posko pengungsian pun bertambah, menjadi delapan lokasi, yakni Gedung PGRI Sajira, Kampung Nangela, Desa Calung Bungur-Sajira, Desa Bungur Mekar-Sajira, Desa Tambak-Cimarga, Kantor Kecamatan Cipanas, Desa Mayak-Curugbitung, Gedung Serbaguna Desa Banjari Irigasi-Lebak Gedong dan kini bertambah di Pusat Komando Pendidikan Latihan Tempur (Dodiklatpur) di Ciuyah.

"Kita ada pembagian menambah posko baru di Dodiklatpur di Ciuyah. (Untuk daerah terisolir) sudah bisa kita distribusi melalui udara, helly dari TNI dan juga Polri untuk distribusi logistik. Menurut data sementara ada 560 KK (di Desa Cigobang), kita belum menghitung (jumlah KK dan korban) di Gunung Julang," terangnya.

Berdasarkan data sementara yang dilaporkan oleh Bupati Lebak, setidaknya tercatat 1.310 rumah rusak berat, hanyut 1.226, terendam ada 520 dan jumlah pengungsinya mencapai 4.368 KK yang berasal dari 29 desa di enam kecamatan.

Sedangkan sekolah atau lembaga pendidikan yang rusak berjumlah 19 unit dan yang mengalami kerusakan akan diliburkan dua pekan.

"Sekarang (yang rusak) ada 19 sekolah, PAUD, TK, SD, SMP yang memang tergerus. Sementara 14 hari atau dua minggu ini kita liburkan. Kalau yang lain (yang tidak rusak) masih berjalan normal (tetap masuk sekolah)," ujarnya.

Baca Juga:17 Ribu Orang Mengungsi karena Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Lebak

Pemkab Lebak mengaku membutuhkan banyak bantuan peralatan mesin potong pohon, sekop, hingga kendaraan Damkar atau sejenisnya untuk membersihkan lumpur yang menutup jalan.

"Kita juga kemarin meminta bantuan senso (mesin potong kayu) dan lain sebagainya, karena untuk penebangan pohon yang mengganggu dan ada (buruh) juga alat bersih-bersih, (petugas) Damkar juga untuk air untuk pembersihan jalan supaya tidak berlumpur," jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak