Pengakuan Mengejutkan Pelajar SMK Usai Nekat Gugurkan Bayi ke Tukang Urut

AZ yang masih berusia 15 tahun mengaku sudah 6 kali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya MM (17)

Bangun Santoso
Selasa, 03 Desember 2019 | 06:22 WIB
Pengakuan Mengejutkan Pelajar SMK Usai Nekat Gugurkan Bayi ke Tukang Urut
Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Dasep Dudi Rahmat (memakai kemeja putih) sedang meminta keterangan dari pelaku AZ. ( memed/bantennews)

SuaraBanten.id - Cerita miris diungkap oleh dua pelaku pembuang bayi di Desa Sukadamae, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Keduanya yang masih berstatus pelajar SMK itu sudah ditangkap anggota Satreskrim Polres Pandeglang.

Keduanya yakni MM (17) dan AZ (15) merupakan pelajar di dua SMK swasta berbeda di daerah Menes. Keduanya tercatat duduk di bangku kelas 3 SMK.

Saat ditanya wartawan, AZ mengaku sudah 6 kali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya MM. Kata AZ, kadang mereka bermesraan di rumahnya dan kadang di rumah MM.

“Udah enam kali. Di rumah saya dan rumah dia. Saya nggak tau kalau dia hamil cuman dia ngomong kalau nggak menstruasi,” ungkap AZ, sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Senin (2/12/2019).

Baca Juga:Polisi Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Klinik Aborsi Kampung Siluman

Karena statusnya masih pelajar dan takut menemui orang tua MM untuk bertanggung jawab. AZ dan MM akhirnya memutuskan untuk untuk menggugurkan bayi dengan cara datang ke tukang urut.

“Engga pak belum ada rencana. Saya juga bingung gimana ini, akhirnya dia (pelaku MM) minta digugurkan,” ujar AZ.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Dasep Dudi Rahmat mengatakan, pelaku MM saat ini masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Pandeglang dan belum bisa memberikan keterangan.

“Saat ini pelaku atau ibu si bayi masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Pandeglang dan diasistensi oleh P2TP2A selain oleh kami,” ujarnya.

Dasep juga mengatakan bahwa kemungkinan besar tukang pijat yang dimintai tolong oleh kedua pelaku akan dipanggil untuk memberikan keterangan.

Baca Juga:Kasus Klinik Aborsi Tambun, Tunangan MPN Minta Kekasihnya Dibebaskan

“Tukang urutnya belum kami amankan. Besar kemungkinan akan kami panggil tukang urutnya untuk dimintai keterangan, apakah tukang urutnya tahu pelaku ini hamil, terus apakah ini juga permintaan pelaku atau apa, ini belum sampai ke sana,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak