Satu Tahun jadi Pecandu, Ibnu Rahim: Saya Kesal Gak Ada Kerjaan

"Saya minta maaf kepada semuanya khususnya orang tua. Saya minta maaf sedalam-dalamnya," kata dia.

Agung Sandy Lesmana
Jum'at, 25 Oktober 2019 | 10:51 WIB
Satu Tahun jadi Pecandu, Ibnu Rahim: Saya Kesal Gak Ada Kerjaan
Kapolres Tangerang Selatan AKB Ferdy Irawan (kanan) memperlihatkan pemain sinetron serial "Madun" Ibnu Rahim (tengah) di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (24/10). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

SuaraBanten.id - Artis pemain sinetron Si Madun, Ibnu Rahim (19) blak-blakan setelah tertangkap polisi lantaran diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Selain mengedarkan, Ibnu juga dinyatakan positif menjadi pecandu narkoba lewat pemeriksaan urine.

Terkait kasus ini, Ibnu mengaku sudah satu tahun mengonsumi barang haram. Alasan dirinya terjerumus menjadi pemadat karena jenuh sepi mendapatkan tawaran syuting.

“Sudah 1 tahun bang. Saya jenuh dan kesal aja gak ada kegiatan dan program-program," kata Ibnu seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (25/10/2019).

Baca Juga:Selundupkan Bakso Berisi Sabu ke Lapas, Muhammad Arifin Ditangkap

Setelah terbukti menjadi pengedar narkoba, Ibnu pun akhirnya meminta maaf kepada keluarga. Dia pun mengaku menyesal.

"Saya minta maaf kepada semuanya khususnya orang tua. Saya minta maaf sedalam-dalamnya," kata dia.

Polisi membekuk Ibnu saat sedang bertransaksi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan, tersangka Ibnu Rahim mendapatkan satu paket narkoba berisi 20 butir pil ekstasi, lalu menjualnya sebanyak 4 butir dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu.

Sedangkan, lanjut Ferdy, 8 butir ekstasi itu ditukar dengan narkotika jenis sabu sekira setengah gram, dan 3 butir lagi dikonsumsi.

Baca Juga:Terjaring Razia, Dua Cewek Seksi Pungunjung Karaoke Ini Positif Pakai Sabu

Terungkapnya kasus ini, asal narkoba yang diedarkan Ibnu didapat dari seorang bandar tak dikenal yang masuk dalam jaringan lapas Cipinang, Jakarta.

Dalam menjalankan profesi sampingannya itu, Ibnu Rahim dibantu oleh temannya bernama Arif Budiyanto (27), seorang pelajar yang dibayar sebesar Rp 100 ribu saat berhasil mengedarkan.

“Arif Budianto ini sebagai penjemput narkotika jenis sabu. Dia mendapat imbalan Rp100 ribu dan mengkonsumsi narkoba secara gratis,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini