Ngebut Kejar Kebakaran, Mobil Damkar Terguling di Tol Tangerang

Bangun Santoso
Ngebut Kejar Kebakaran, Mobil Damkar Terguling di Tol Tangerang
Ilustrasi mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api di Kawasan Pertokoan Pasar Baru Bekasi pada Jumat (13/9/2019) malam. [Suara.com/M Yacub]

Akibat kecelakaan itu, dua petugas damkar Kabupaten Tangerang dan dua orang warga sipil dilarikan ke rumah sakit

Suara.com - Peristiwa nahas menimpa sebuah mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Tangerang, Banten. Diduga ngebut karena agar cepat sampai ke lokasi kebakaran, sebuah mobil damkar justru kecelakaan di Tol Tangerang saat hendak memadamkan kebakaran di daerah Kosambi, Teluknaga, pada Sabtu (28/9/2019).

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin, membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Dari kecelakaan itu, 4 orang dilarikan ke rumah sakit.

Kasi Wasdal Dishub Kabupaten Tangerang, Roni Watimena menjelaskan, mobil damkar yang kecelakaan tunggal itu terguling persis di pintu keluar tol Kebon Nanas, Kota Tangerang.

Diduga, sang sopir yang membawa mobil damkar dengan kecepatan tinggi, tak mampu mengendalikan laju kendaraannya.

“Kecelakaan tunggal itu terjadi pagi tadi, sekitar pukul 10.00 WIB. Dari kejadian tersebut, dua petugas dan dua warga sipil yang berada di area tergelincirnya kendaraan mengalami luka-luka,” kata Roni, dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Sabtu (28/9/2019).

Saat ini, para korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan medis. Hasil kordinasi dengan BPBD Kabupaten Tangerang, mobil damkar tersebut hendak memadamkan api setelah menerima laporan kebakaran di Kosambi. Karena lokasinya jauh, damkar melewati tol Tangerang.

Menurut Roni, mobil damkar yang tergelincir itu adalah jenis multi agent fire tender atau mobil pemadam kebakaran yang memiliki dua jenis bahan pemadam seperti air, foam atau dry chemical, menabrak kantin pabrik hingga ambruk.

Saat ini, mobil damkar yang terbalik itu belum dievakuasi. Para petugas Dishub tengah menunggu alat berat untuk mengevakuasi mobil tesebut.

“Upaya evakuasi sedang menunggu harus menggunakan crane,” katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS