Mereka yang Menjemput Rezeki Saat Pelepasan Jemaah Haji

Berjualan di Pandeglang lebih menjanjikan dibandingkan Serang.

Chandra Iswinarno
Kamis, 25 Juli 2019 | 16:22 WIB
Mereka yang Menjemput Rezeki Saat Pelepasan Jemaah Haji
Pedagang mengais rezeki di sela pemberangan jemaah haji di Pandeglang. [Bantennews]

SuaraBanten.id - Musim haji bagi pedagang kecil menjadi berkah tersendiri. Terlebih pedagang tersebut berjualan saat pelepasan calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah Rukun Islam yang terakhir itu.

Para pedagang mengaku memilih mendekati keramaian warga yang akan melepas calon jemaah haji. lantaran cukup menjanjikan untuk meraup untung. Hal tersebut diakui pedagang yang menjajakan dagangannya di kawasan Alun-alun Kota Pandeglang Banten, Martani.

Keramaian tersebut dimanfaatkan Martani dengan menjual jeruk yang dijajakannya berkeliling di area tersebut.

"Kalau saya warga Kramatwatu Serang, kebanyakan yang berjualan di sini warga Serang. Mumpung lagi banyak warga yang nganter jemaah haji jadi sengaja jualan ke sini,” kata Martani seperti dilansir Bantennews.co.id-jaringan Suara.com pada Kamis (25/7/2019).

Baca Juga:Berangkat ke Mekkah, Jemaah Haji di Jambi Tiba-tiba Menolak Naik Pesawat

Diakuinya, berjualan di Pandeglang lebih menjanjikan dibandingkan Serang. Martani mengemukakan, jika berjualan saat pelepasan haji di Serang, ruang geraknya terbatas karena hanya boleh masuk ke area yang dijadikan tempat istirahat pengantar.

"Kalau di Serang kan itu di dalam Alun-alun jadi kami nggak boleh masuk, kalau masuk pasti diusir. Kalau di sini bebas, terus juga nggak banyak yang minta uang. Kalau di Serang banyak yang minta uang, uangnya juga buat beli minuman (Miras) sedangkan di sini cuma buat kebersihan, jadi saya juga ikhlas," ujarnya.

Martani tak sendiri berjualan di Pandeglang. Ia bersama tiga temannya sudah berjualan sejak dua hari lalu. Dalam kurun waktu dua hari terakhir, Martani bersama teman-temannya berhasil menjual sekitar 21 peti jeruk. Sedangkan untuk harga jual dibandrol Rp 5 ribu untuk satu kantong kecil jeruk.

“Kalau satu peti itu bisa jadi 40 kantong. Kalau berjualan biasa di lapak paling sehari tiga peti, tetapi kalau lagi ada acara kayak ini, minimal lima peti habis dalam sehari,” katanya.

Baca Juga:Demi Kesehatan, Jemaah Haji Tidak Dianjurkan Jalan Kaki ke Masjidil Haram

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak