BNN Rangkul PT Sampoerna Agro Tbk, Bangun Lingkungan Kerja Bebas Narkoba

Chandra Iswinarno
BNN Rangkul PT Sampoerna Agro Tbk, Bangun Lingkungan Kerja Bebas Narkoba
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Deputi Pencegahan BNN, Drs Ali Johardi SH, MH dan Chief Operating Officer PT Sampoerna Agro Tbk, Parluhutan Sitohang di Palembang, Selasa (23/4/2019). [Dokumentasi]

Kesepakatan kerja sama ini diharapkan mampu menekan bahkan mengurangi angka prevalensi penyalahguna narkotika.

Suara.com - Sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN), Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng PT Sampoerna Agro Tbk untuk menjalankan program tersebut.

Penguatan program P4GN ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BNN bersama PT Sampoerna Agro Tbk di Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa (23/4/2019).

Selain nota kesepahaman, dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerja sama antara Deputi Pencegahan BNN, Drs Ali Johardi SH, MH dan Chief Operating Officer PT Sampoerna Agro Tbk, Parluhutan Sitohang.

Beberapa poin dalam isi nota kesepahaman antara BNN dan PT Sampoerna Agro Tbk, meliputi penyebarluasan informasi tentang P4GN, pembentukan relawan anti narkoba, pembinaan dan peningkatan peran serta PT Sampoerna Agro Tbk sebagai penggiat antinarkoba, tes/uji narkoba, dan pembekalan kepada tenaga medis sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba dan prekursor narkotika.

Selain poin-poin tersebut, salah satu hal penting yang juga disepakati dalam kerja sama ini, yaitu terkait pemanfaatan corporate social responsibility (CSR) PT Sampoerna Agro Tbk dalam upaya mendukung kegiatan program P4GN.

Secara teknis, pelaksanaan kesepakatan keduanya dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara lain, perencanaan dalam program pencegahan baik berupa kegiatan pencegahan primer, sekunder, maupun tersier; pemberian arahan, bimbingan serta pelatihan dalam pelaksanaan tugas para relawan anti narkoba; pembekalan dan pelatihan kepada tim medis; dan lain sebagainya.

Melihat besar dan luasnya wilayah cakupan perusahaan PT Sampoerna Agro Tbk sebagai salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang perkebunan, maka kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan.

Untuk diketahui, cakupan PT Sampoerna Agro Tbk tidak hanya berada di daerah Sumatera Selatan saja, tetapi juga di Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Sehingga dengan adanya kesepakatan ini diharapkan mampu menekan dan juga mengurangi angka prevalensi penyalahguna narkotika. Sebab, berdasar hasil penelitian BNN bersama Pusat Penelitian Kesehatan UI tahun 2017 telah mencapai 1,77 persen atau sebesar 3.376.115 juta orang.

Perwujudan kepedulian PT Sampoerna Agro Tbk terhadap permasalahan narkoba dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dalam bidang pencegahan ini, merupakan bukti bahwa perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan semata.

"Kami menyadari permasalahan narkoba memerlukan sinergitas, bukan hanya pemerintah tetapi juga swasta. Oleh sebab itu, dengan adanya penandatanganan diharapkan gerakan yang kita lakukan akan kuat, efektif, terarah, dan mendapatkan hasil yg maksimal" ungkap Parluhutan usai menandatangani nota kesepahaman.

BNN sebagai lini sektor dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mengelola lingkungan kerja yang sehat, bersih dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Deputi Bidang Pencegahan BNN, Ali Johardi dalam sambutannya pun memberikan penghargaan dan terima kasih kepada PT Sampoerna Agro tbk atas kepeduliannya terhadap masalah narkoba dan kontribusinya dalam program P4GN.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS