- Direktur Utama PT ABM Asep Kurnia menyatakan tidak mengintervensi kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejati Banten pada Selasa, 3 November 2026.
- Manajemen baru PT ABM memilih fokus memperbaiki tata kelola perusahaan agar transparan serta mencegah potensi konflik kepentingan.
- Komisaris Utama PT ABM Babar Suharso menegaskan manajemen baru harus menerapkan pengawasan ketat dan profesional tanpa toleransi terhadap pelanggaran.
SuaraBanten.id - Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), Asep Kurnia, angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi pengadaan dan perdagangan sembako tahun anggaran 2021-2022 yang tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.
Asep menegaskan, jajaran direksi baru PT ABM yang belum genap 100 hari menjabat tidak akan mengintervensi proses hukum yang menjerat sejumlah petinggi perusahaan sebelumnya.
Menurutnya, manajemen saat ini memilih fokus melakukan pembenahan tata kelola dan manajemen perusahaan agar persoalan serupa tidak kembali terulang.
"Kami direksi yang baru tidak intervensi kasus itu. Kami serahkan ke proses hukum yang sedang berlangsung ya," kata Asep, Selasa (3/11/2026).
Ia mengaku, kasus yang tengah bergulir tersebut menjadi pembelajaran bagi jajaran direksi baru untuk membangun sistem pengelolaan perusahaan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.
"Ya tentu kami direksi yang baru, belajar dari apa yang saat ini sedang terjadi. Kami akan membangun tata kelola manajemen perusahaan yang baik, good corporate governance dan good corporate culture," imbuhnya.
Sebagai langkah pembenahan, Asep menyebut pihaknya akan meminta pendampingan hukum untuk memperbaiki tata kelola manajemen sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal perusahaan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas bisnis perusahaan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi konflik kepentingan.
"Kami pastikan tidak ada conflict of interest, mengingat tentu ini sedikit berbeda ya. Jangan disamakan dengan yang terdahulu," ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
Sementara itu, Komisaris Utama PT ABM yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Babar Suharso, menyebut kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah petinggi manajemen lama harus menjadi momentum evaluasi perusahaan.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi bahan koreksi agar pengelolaan BUMD ke depan berjalan lebih profesional.
"Ya itu upaya perbaikan, namanya koreksi," ucap Babar.
Ia menegaskan, jajaran direksi baru PT ABM harus menerapkan pola pengelolaan berbeda, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh kegiatan perusahaan.
Babar juga memastikan tidak akan ada toleransi apabila nantinya ditemukan pelanggaran yang dilakukan jajaran manajemen hingga menyebabkan kerugian perusahaan.
"Ya itu kan periode lalu. Sekarang enggak akan terjadi lagi. (Kalau terjadi lagi) ya udah jelas urusannya hukum, pecat, gitu aja," tegasnya.
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran