- Solidaritas jurnalis Banten menggelar doa bersama di Pandeglang pada hari Rabu demi keselamatan lima wartawan.
- Lima wartawan dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin.
- Tim SAR gabungan, TNI, Polri, dan instansi terkait berkomitmen memaksimalkan pencarian korban hingga tujuh hari ke depan.
SuaraBanten.id - Solidaritas antarjurnalis di Provinsi Banten menggelar doa bersama untuk keselamatan lima wartawan yang hilang kontak saat menggunakan speed boat di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.
Kelima jurnalis tersebut diketahui sedang melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sebelum kehilangan kontak pada Senin (7/9).
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro mengatakan, doa bersama tersebut merupakan bentuk kepedulian moral insan pers terhadap rekan-rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam pencarian.
"Kita berkumpul, memanjatkan doa, dan berharap yang terbaik. Keluarga besar ANTARA bersama rekan-rekan media lainnya tetap optimis sahabat kita bisa ditemukan kembali dalam kondisi sehat," kata Virgandhi di Pandeglang, Rabu.
Menurut dia, solidaritas antarjurnalis tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap keluarga para wartawan yang masih menanti kabar mengenai keberadaan mereka.
Virgandhi berharap koordinasi antara tim SAR gabungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan komunitas jurnalis dapat terus diperkuat sehingga upaya pencarian berjalan optimal.
"Kita masih bekerja sama dengan pihak-pihak stakeholder yang ada, dari kepolisian, Basarnas, TNI, dan lain-lain, sampai dengan Forkopimda yang ada di Banten, Pandeglang, dan sekitarnya," ujarnya.
LKBN ANTARA, kata Virgandhi, terus membangun komunikasi dengan Polda Banten, Basarnas, TNI, hingga jajaran Forkopimda di Banten dan Pandeglang untuk mendukung proses pencarian.
Ia menyebut pihak kepolisian bersama instansi terkait berkomitmen melakukan pencarian secara maksimal. Bahkan, waktu pencarian dapat diperpanjang hingga tujuh hari ke depan apabila diperlukan.
Baca Juga: Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
"Pihak Polda menyampaikan bahwa mereka bersama instansi terkait siap memberikan pencarian semaksimal mungkin, bahkan memperpanjang waktu pencarian hingga tujuh hari ke depan jika memang diperlukan," katanya.
Jajaran pimpinan LKBN ANTARA juga hadir langsung di lapangan sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga wartawan yang hilang kontak sekaligus memperkuat solidaritas antar-media.
Dukungan tersebut turut datang dari sejumlah media, di antaranya Merdeka, iNews, serta media lainnya.
"Seluruh unsur pers berharap koordinasi yang solid antara TNI, Polri, Basarnas, dan komunitas jurnalis ini segera membuahkan hasil positif demi keselamatan para korban yang hilang kontak," kata Virgandhi.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak