- Berdasarkan IBM Cost of a Data Breach Report, rata-rata kerugian akibat kebocoran data mencapai USD 4,99 juta akibat kelalaian pemeliharaan sistem.
- Kurangnya pembaruan perangkat lunak, cadangan data yang buruk, dan jaringan berantakan memicu risiko peretasan serta penghentian aktivitas bisnis perusahaan.
- Pemanfaatan layanan IT support dari Edavos membantu menjaga perangkat dan jaringan tetap stabil tanpa beban rekrutmen staf teknis internal.
Banyak perusahaan memberikan akses penuh (administrator) kepada seluruh karyawan tanpa membatasi tingkat jabatannya.
Kelalaian tersebut memicu risiko manipulasi data, dan penghapusan file penting tanpa sengaja. Bahkan bisa pencurian rahasia dapur perusahaan oleh oknum karyawan.
Pengaturan hak akses (role based access control) wajib diterapkan ketat agar setiap staf hanya dapat membuka data yang sesuai fungsi pekerjaannya saja.
6. Sandi Lemah
Pemakaian kata sandi sederhana seperti tanggal lahir atau kombinasi angka berurutan masih marak di lingkungan kerja. Ditambah lagi, kebiasaan memakai satu kata sandi yang sama untuk email, aplikasi akuntansi, dan akun media sosial perusahaan.
Tanpa penerapan autentikasi dua faktor (2FA), peretas cukup menebak satu kombinasi untuk menguasai seluruh identitas digital dan akses ke dalam sistem bisnis Anda.
7. Pengadaan Tanpa Perencanaan
Membeli laptop, server, atau router berharga murah tanpa memperhitungkan beban kerja jangka panjang hanya menghasilkan kerugian finansial.
Perangkat kelas konsumen (consumer grade) yang dipaksa menangani beban kerja kelas bisnis (enterprise grade). Maka, akan cepat panas, lag, dan rusak dalam waktu singkat.
Baca Juga: Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
Dengan demikian, perencanaan pengadaan unit IT harus memperhitungkan daya tahan, masa garansi, serta skalabilitas kebutuhan usaha beberapa tahun ke depan.
8. Disaster Recovery Plan
Sangat sedikit pemilik usaha yang punya dokumen panduan atau langkah darurat ketika seluruh sistem komputer mendadak padam total. Oleh karena itu, tanpa skenario pemulihan bencana yang matang, masa henti operasional (downtime) berhari-hari akan menggerus kepercayaan para pelanggan Anda.
Pengabaian pada pemeliharaan sistem, keamanan jaringan, dan pencadangan data menciptakan bom waktu bagi kelangsungan usaha Anda. Membiarkan masalah teknis berlarut-larut berisiko menghentikan aliran pendapatan dan merusak reputasi di mata klien.
Membangun tim teknis internal membutuhkan anggaran besar untuk gaji, pelatihan, serta penyediaan fasilitas kerja. Solusi terbaik bagi bisnis yang ingin hemat biaya tanpa mengorbankan kualitas teknis yakni memanfaatkan layanan pihak ketiga yang berpengalaman.
Langkah tepat mengamankan operasional usaha Anda kini ada di tangan tim spesialis Edavos. Hadirnya layanan IT support untuk perusahaan dari Edavos membantu menjaga seluruh perangkat dan jaringan tetap stabil tanpa beban rekrutmen internal. Diskusikan kebutuhan sistem Anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD