- Suara.com dan Local Media Community menyelenggarakan Banten Media Hub pada Selasa, 30 Juni 2026, di Aston Serang Hotel.
- Chrysanthi Tarigan dari Chandra Asri mendorong media lokal Banten agar membangun model bisnis berkelanjutan serta melakukan diversifikasi usaha.
- Chandra Asri dan Suara.com memaparkan potensi kolaborasi ekonomi sirkular serta model bisnis pelaporan konstruktif bagi para peserta media.
SuaraBanten.id - Puluhan peserta Banten Media Hub 2026 yang digelar Suara.com dan Local Media Commuty diminta untuk mempunyai model bisnis yang berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Chrysanthi Tarigan, Head Of Corporate Communication PT Chandra Asri Pacifik Tbk.
Perempuan yang akrab disapa Shanti itu berharap media lokal di Banten tak hanya menjalankan fungsi sebagai penyampai informasi, media juga harus memiliki bisnis berkelanjutan.
"Chandra asri melihat media bukan hanya mitra komunikasi, tapi juga mendukung upaya keberlanjutan media di Provinsi Banten," katanya pada opening speech dalam acara yang digelar di Aston Serang Hotel & Convention Center, Selasa 30 Juni 2026.
Ia memastikan dirinya dan Chandra Asri mendukung penuh keberlanjutan media lokal di Provinsi Banten melalui agenda-agenda yang digelar Suara.com dan Local Media Commuty.
"Kami dengan senang hati mendukung Suara.com untuk mewujudkan media yang tumbuh sehat dab berkelanjutan. Ini sebagai wadah dan ruang media memperkuat modal bisnis dan pentingnya disertifikasi bisnis," paparnya.
Sementara itu, Nicko Setyabudi, Circular Economy & Partnership Manager Chandra Asri Group mengungkapkan, program ekonomi sirkular yang dijalaankan Chandra Asri sangat menarik untuk kolaborasi hingga menjadi potensi ekonomi.
"Salah satu contoh, ada wartawan di Cilegon Pak Gilang yang sukses mengumpulkan minyak jelantah satu ton lebih dalam program kami, dan ada nilai ekonomi di situ," ungkapnya.
Kata Nico, pihaknya membangun Kerangka Keberlanjutan baru untuk memitigasi risiko dan menangkap peluang dari megatren global terkait lingkungan.
"Di dalamnya terdapat soal perubahan iklim, dan kelangkaan sumber daya, serta menjawab tantangan prioritas pemeringkatan, aspirasi pemangku kepentingan, dan pembandingan dengan perusahaan sejenis," ungkapnya.
Baca Juga: Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi
Sementara itu, Bimo Aria Fundrika, Community Coordinator & Editor Suara Hijau mengungkapkan, ia melalui suara hijau tak hanya membahas masalah namun juga menawarkan solusi.
"Kita meliput tidak hanya hitam putih, kita melihat ada spektrum yang beragam, sehingga bisa mendorong pengambil kebijakan hingga menggerakan publik" jelasnya.
Bimo juga menuturkan sejumlah model bisnis yang bisa didapat dari hasil fokus menggarap isu-isu lingkungan yang berpotensi diterapkan oleh media lokal.
"Mulai dari construktive branded reporting, sustainability report jadi laporan berdampak, event dan forum berbasis isu hingga community Activation bisa jadi model bisnis baru untuk awak media," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal
-
Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung