- Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga menyelenggarakan ibadah Jumat Agung dan Paskah di kantor yayasan agar tidak mengganggu ibadah umat Muslim.
- Ketua yayasan menyatakan pemilihan lokasi dilakukan karena jaraknya jauh dari masjid dan telah dilengkapi dengan sistem peredam suara.
- Pihak gereja hingga kini masih terkendala proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang belum selesai selama tiga tahun terakhir.
SuaraBanten.id - Pelaksanaan ibadah perayaan paskah dan ibadah Jumat Agung yag dilaksanakan Jemaat Gereja Persekutuan Oikouemene Umat Kristen (POUK) Tesalonika Teluknaga Kabupaten Tangerang jauh dari masjid dan tak mengganggu ibadah Shalat Jumat umat muslim.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua Yayasan POUK Tesalonika Teluknaga Oktavianto Pardede. Menurutnya, lokasi rumah doa yang dijadikan tempat ibadah jumat agung jauh dari masjid.
“Apalagi kami kalau dilihat dari lokasi ini tidak mengganggu. Lokasi ini jauh dari masjid dan sudah pakai peredam suara,” katanya.
Pardede juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan persiapan matang untuk pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Ibadah Paskah pada Minggu, 5 April 2026.
“Secara internal kami sudah siapkan semua. Kemarin bertemu dengan Forkopimcam Teluknaga dan sudah ada survei juga dari Satpol-PP, mereka terjun pengawasan acara ibadah. Ibadah dilaksanakan di kantor Yayasan Tesalonika,” tuturnya.
Pardede menjelaskan, alasan pihaknya menolak tempat yang direkomendasikan oleh Kecamatan Teluknaga yakni berupa bekas Aula Kecamatan Teluk Naga yang berada persis di dekat Masjid Agung Al-Marwah Teluknaga.
“Kami apresiasi dan terimakasih atas atensi mereka. Secara teknis kurang memadai, secara teknis kami selalu mengangkut barang-barang. Historikal yang dulu kalau dilaksanakan di luar sering bentrok, dengan saudara muslim juga bersinggungan dengan shalat jumat lebih baik kami di sini. Jemaat juga sudah nyaman di sini dan siap dengan apa arahan dari pemerintah,” jelasnya.
Pardede mengakui, saat ini pihaknya masih terkendala dalam proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung untuk rumah doa. Dia bercerita, sudah tiga tahun lalu pihaknya mengurusi berkas PBG ke Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang. Tetapi, hingga saat ini tak kunjung selesai lantaran terkendala masalah teknis.
“Saya mulai mengurus dari maret 2023, semua sudah diselesaikan dan tinggal dua step lagi site plan dan kontraktor. Jadi saya nggak tahu kenapa ngurus PBG itu lebih sulit dari ngurusin izin pesawat,” paparnya.
Baca Juga: Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
Di situasi adanya gejolak di lingkungan, kata Pardede, tak menutup kemungkinan Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai mendapatkan tekanan dari lingkungan sehingga tak dapat memberi kepastian dan bantuan untuk menerbitkan PBG rumah doa POUK Tesalonika Teluknaga.
“Kami sudah capek ngurus 3 tahun ini dan nggak ada progres,” keluhnya.
Pantauan di lokasi, pelaksanaan ibadah Jumat Agung Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Kabupaten Tangerang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 11.00 WIB. Kini, prosesi ibadah telah selesai dan jemaat sudah bergegas pulang ke kediamannya masing-masing.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Warga Tangsel Menjerit! Proyek Galian di Pondok Aren Mangkrak Seminggu, Puing Tutup Akses Jalan
-
Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin
-
Aston Serang Ajak Tamu Jelajahi Japanese Street Food Ditemani Ren & Reina
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi