- Korban, Hindradjaja (61) dari Tangerang, ditemukan tewas terbungkus plastik di penginapan Labuhan Ratu, Bandarlampung, Sabtu (7/2).
- Polisi menyelidiki melalui CCTV yang menunjukkan korban hanya berinteraksi dengan ibu kos dan pengantarnya.
- Penyidik mengamankan barang bukti berupa dompet dan telepon genggam korban untuk mengungkap motif pembunuhan misterius.
SuaraBanten.id - Sebuah kasus pembunuhan misterius menggemparkan Kota Bandarlampung, akhir pekan lalu. Korban ditemukan tewas terbungkus plastik dengan bagian wajah dilakban di salah satu penginapan di Kecamatan Labuhan Ratu.
Yang lebih mengejutkan, korban diketahui adalah seorang warga Tangerang, Banten.
Kepolisian Resor Kota Bandarlampung kini tengah menyelidiki kasus ini secara intensif. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Komisaris Polisi Gigih Andri Putranto memberikan perkembangan terbaru.
Berikut adalah 5 poin penting yang perlu kamu ketahui tentang kasus penemuan mayat terbungkus plastik dilansir dari Antara.
1. Korban Warga Tangerang, Ditemukan Tewas Mengenaskan di Penginapan Bandarlampung
Korban diketahui bernama Hindradjaja, berusia 61 tahun, dan merupakan warga Tangerang, Provinsi Banten. Ia ditemukan tewas terbungkus plastik yang bagian wajahnya dilakban di sebuah kos-kosan di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, pada Sabtu (7/2).
2. CCTV Jadi Kunci Utama: Hanya Bertemu Ibu Kos & Pengantarnya
Penyidik Polresta Bandarlampung mengandalkan rekaman CCTV sebagai salah satu alat bukti utama. "Berdasarkan rekaman CCTV, korban hanya bertemu dengan ibu kos dan seseorang yang mengantar ibu kos di penginapan tersebut," kata Komisaris Polisi Gigih Andri Putranto.
Saat ini, penyidik sedang mendalami gambar-gambar pada CCTV saat korban masuk penginapan pada Kamis (5/2), serta melakukan pencarian terhadap seseorang yang mengantar ibu kos.
Baca Juga: Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
3. Barang Bukti Diamankan: Telepon Genggam & Dompet Korban
Sebagai bagian dari penyidikan, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti milik korban, seperti telepon genggam dan dompet berisi uang.
"Dompet dan handphone korban kami amankan untuk kepentingan penyidikan," kata Gigih. Barang bukti ini diharapkan dapat memberikan petunjuk penting terkait motif dan pelaku pembunuhan di Bandarlampung ini.
4. Tujuan Korban ke Bandarlampung Masih Didalami, Komunikasi Terakhir Via WhatsApp Grup
Penyidik juga masih mendalami tujuan korban datang ke Kota Bandarlampung. "Jadi, berdasarkan informasi keluarga korban, yang bersangkutan terakhir berkomunikasi melalui WhatsApp grup," tambah Gigih.
5. Jenazah Korban Sudah Dikremasi Setelah Koordinasi dengan Keluarga
Berita Terkait
-
Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
-
Sungai di Serpong Berbusa dan Berbau Tajam, Diduga Tercemar Limbah Kimia Industri
-
Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI di Tangerang Dinonaktifkan, DPRD: Pemkot Harus Hadir
-
Banten Kembangkan Pariwisata Olahraga, Infrastruktur Jadi Tantangan Utama
-
Cari Liburan Anti Bosan di Banten? 4 Rekomendasi Destinasi di Cilegon - Serang, Pas Buat Keluarga
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya