-
Polisi berhasil mengungkap bahwa pelaku pencurian berinisial HA merupakan pembunuh anak politikus PKS setelah dilakukan uji forensik terhadap dua bilah pisau yang ditemukan di dalam tas milik tersangka tersebut.
-
Bukti ilmiah berupa bercak darah korban pada pisau pelaku serta kecocokan rekaman CCTV mengenai pakaian dan sepeda motor tersangka menjadi kunci utama polisi dalam menetapkan HA sebagai pelaku pembunuhan.
-
Motif utama tersangka melakukan aksi pembunuhan murni karena percobaan pencurian yang gagal, di mana pelaku mengincar brankas dan nekat menghabisi nyawa korban karena korban sempat memberikan perlawanan saat kejadian berlangsung.
SuaraBanten.id - Polisi mengungkap alasan penetapan pelaku pencurian di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon di Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon sebagai pembunuh anak politikus PKS Maman Suherman yakni Muhammad Axle Harman Miller (9) di kediamannya di Perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025) lalu.
Untuk diketahui, pelaku berinisial HA (31) warga Palembang, Sumatera Selatan ditangkap saat sedang mencuri di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon Roisyudin Sayuri pada Jumat (2/1/2026) siang.
Ditreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan, pihaknya merasa curiga dengan barang bukti 2 bilah pisau yang ditemukan di dalam tas pelaku HA sesaat ditangkap di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon.
Alhasil, kata Dian, pihaknya melakukan uji biologis forensik terhadap pisau yang dibawa pelaku HA saat mencuri ke Puslabfor Mabes Polri dan menemukan ada bercak darah yang mengandung DNA milik korban Muhammad Axle.
"Timbul kecurigaan bahwa pisau ini adalah pisau yang digunakan untuk menusuk korban (Muhammad Axle). Penyidik membawa pisau untuk dilakukan pemeriksaan secara biologis forensik dan hasilnya alhamdulillah dari pisau yang ditemukan pada pelaku ini masih tertinggal bercak darah, yang mana dalam darah ada DNA identik dengan korban saudara A, 9 tahun," kata Dian saat press conference di aula Mapolres Cilegon," Senin (5/1/2026).
Selain itu, diakui Dian, jaket kulit dan tas yang digunakan pelaku HA saat mencuri di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon teridentifikasi sama dengan yang digunakan oleh pelaku saat melakukan pembunuhan terhadap Muhammad Axle berdasarkan rekaman CCTV milik tetangga korban.
Tak hanya itu, lanjut Dian, sepeda motor berjenis Honda Beat berwarna biru yang ditemukan di kontrakan pelaku HA turut menguatkan keterlibatannya dalam melakukan pembunuhan sesuai dari rekaman CCTV.
"Ciri-cirinya fisiknya sama persis dengan TKP 1 (lokasi pembunuhan) yang di BBS 3 yaitu jaket kulit hitam, tas warna hitam. Bukti petunjuk dari CCTV lingkungan tetangga yang pada pukul 13.17 WIB, terlihat pelaku menggunakan Honda Beat warna biru hutan, helm warna biru, jaket hitam, sepatu safety, celana jeans. Waktu itu kami mengarah ke sepeda motor yang digunakan pelaku," terangnya.
"Sehingga tidak dapat terbantahkan lagi bahwa yang bersangkutan adalah yang melakukan pembunuhan di TKP 1 (BBS 3). Kemudian hasil pemeriksaan memang sudah diakui bahwa yang bersangkutan adalah yang melakukan pembunuhan di TKP 1," sambung Dian.
Baca Juga: Banjir Cilegon Rendam Permukiman dan Sekolah, Ketua Dewan Inventarisir Penyebab
Sementara terkait tidak ada barang berharga yang diambil di rumah korban pembunuhan, disampaikan Dian, diduga pelaku tidak mengincar barang elektronik dan hanya mengincar brankas yang ada di rumah tersebut namun tak berhasil dibuka sehingga pelaku memilih kabur.
"Di TKP 1 itu Pelaku ini hanya mengincar brankas, tapi karena tidak berhasil membuka jadi dia lagak melarikan diri. Dan dari hasil di TKP 2, dia sudah sempat mencuri perhiasan dan mencoba membawa kabur brankas. Kemungkinan pelaku ini memang tidak mengincar barang-barang elektronik. Dia ngincernya cuma perhiasan dan uang," ujarnya.
Disampaikan Dian, motif pelaku HA tega menghabisi Muhammad Axle merupakan murni tindak pidana yang didahului dengan percobaan pencurian sehingga tidak ada unsur dendam atau pun unsur lainnya. Pasalnya, korban sempat mencoba melakukan perlawanan saat akan dilakban oleh pelaku.
"Asumsi dendam keluarga dan ada keterlibatan orang dalam keluarga atau karyawan itu patah semua, bahwa ini tindakan murni, tindak pembunuhan yang disertai pencurian dengan pemberatan. Dan kalau jadi pertanyaan kok bisa pelaku pencurian ini jadi pelaku pembunuhan itu juga patah karena sudah dengan pembuktian ilmiah, ditemukan pisau yang masih ada darah yang mengandung DNA milik korban A," tandas Dian.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Banjir Cilegon Rendam Permukiman dan Sekolah, Ketua Dewan Inventarisir Penyebab
-
Bantu Korban Banjir Cilegon, Golkar Salurkan Beras dan Mie Instan ke Posko Pengungsian
-
4 Fakta Penangkapan Pembunuh Anak Politisi PKS: Niat Maling Brankas Malah Dikepung Brimob
-
Drama Penangkapan Pembunuh Anak Politisi PKS, Terpeleset Saat Satroni Rumah Mewah
-
JLS Cilegon Jadi Sungai, Satu Mobil Sedan Hanyut Terbawa Arus Banjir Bandang
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
-
Berani Bicara! Kasus Ayah Tiri di Serang Terbongkar Setelah Korban Melapor ke Ayah Kandung
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?
-
Viral! Guru Silat di Serang Dihajar Massa Usai Cabuli 5 Murid di Bawah Umur