- Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, meninjau langsung lokasi banjir di beberapa lingkungan Kota Cilegon.
- Banjir disebabkan meluapnya sungai akibat intensitas curah hujan tinggi, berdampak pada ratusan kepala keluarga.
- Rizki menginventarisir penyebab banjir dan akan menyampaikan solusi normalisasi sungai kepada Wali Kota Cilegon.
SuaraBanten.id - Hujan deras yang menyebabkan sejumlah wilayah Kota Cilegon terendam banjir turut menyita perhatian Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan. Politisi Golkar itu turun langsung meninjau lokasi banjir dan menginventarisir penyebab banjir Cilegon.
Ketua DPRD Cilegon terjun langsung ke sejumlah lokasi yang masih terendam banjir untuk menginventarisir penyebab banjir Cilegon dan mencari solusi penangannnya untuk disampaikan ke Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Rizki turun langsung ke Lingkungan Kenanga dan Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, dan Lingkungan Kranggot, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, serta Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.
Rizki mengungkapkan, banjir yang terjadi di sejumlah titik disebabkan karena meluapnya air dari sungai akibat intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir.
Kata dia, banjir di RW 04 Lingkungan Kenanga, Kelurahan Masigit yang merendam pemukiman warga dan juga sekolah dengan ketinggian air hampir selutut orang dewasa.
"Di wilayah sini memang sungainya harus di normalisasi dan butuh ditinggikan lagi TPT disepanjang aliran sungai, agar tidak banjir lagi," kata Rizki.
Sementara di wilayah Rw 09, Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, genangan air telah surut. Di Lingkungan Kranggot, air masih menggenang di rumah warga dan di akses jalan utama.
Sedangkan, di wilayah Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, air setinggi pinggang orang dewasa, masih menggenangi rumah warga yang berdampak terhadap kurang lebih 500 kepala keluarga.
Dengan kejadian tersebut, Politisi Partai Golkar itu mengaskan, perlunya penangan yang lebih serius terhadap aliran sungai yang ada di Cilegon untuk mengantisipasi banjir ke depan.
Baca Juga: Bantu Korban Banjir Cilegon, Golkar Salurkan Beras dan Mie Instan ke Posko Pengungsian
"Tadi di lokasi yang ditinjau, sudah kami inventarisir semua persoalan yang menjadi penyebab banjir ini, nanti itu akan kita sampaikan kepada Wali Kota agar dapat ditangani dengan segera, tentunya untuk langkah antisipasi supaya kejadian banjir seperti ini tidak terjadi lagi," ujarnya.
Selain menginventarisir permasalahan dan langkah antisipasi terhadap pencegahan banjir, Ketua DPRD Cilegon juga memberikan bantuan berupa beras dan mie instan untuk masyarakat yang masih mengungsi.
Berita Terkait
-
Bantu Korban Banjir Cilegon, Golkar Salurkan Beras dan Mie Instan ke Posko Pengungsian
-
Hujan Tak Berhenti, Puluhan Lansia dan Warga Sakit di Kasemen Dievakuasi Menggunakan Perahu Karet
-
JLS Cilegon Jadi Sungai, Satu Mobil Sedan Hanyut Terbawa Arus Banjir Bandang
-
Mesjid Agung Banten Kebanjiran! Air Luapan Kali Masuk ke Area Makam Keramat
-
Serang Dikepung Bencana Malam Ini: Banjir Rendam Cinangka, Longsor Putus Jalan di Bojonegara
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada