Andi Ahmad S
Kamis, 01 Januari 2026 | 23:16 WIB
Sejumlah warga Suku Baduy. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/aww].
Baca 10 detik
  • Aktivitas berladang dan berkebun di area hutan/semak meningkatkan risiko kontak dengan ular tanah.

  • Kematian terjadi akibat keterlambatan penanganan medis dan sebelumnya sempat terjadi kekosongan stok serum anti bisa ular (SABU).

  • Pemerintah telah mendistribusikan 5 hingga 10 vial serum ke puskesmas penyangga (Cisimeut, Cirinten, Bojongmanik, Muncang, dan Sobang).

"Semua persediaan anti bisa ular di lima puskesmas penyangga masyarakat Baduy sudah terpenuhi,” ujar Eka.

Load More