Hairul Alwan
Rabu, 20 Mei 2026 | 18:00 WIB
Wali Kota Cilegon, Robinsar mengajak jajarannya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengukuran saat upacara di Pemkot Cilegon, 20 Mei 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Cilegon memperingati Hari Metrologi Sedunia 2026 bersamaan dengan Upacara Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2026.
  • Wali Kota Robinsar menekankan pentingnya pengukuran akurat guna mendukung integritas perdagangan serta dasar pengambilan kebijakan publik yang tepat.
  • Pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada wajib tera dan penyuluhan untuk meningkatkan budaya tertib ukur bagi para pelaku usaha.

SuaraBanten.id - Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengukuran yang akurat, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi hal yang diperhatikan Wali Kota Cilegon, Robinsar di perayaan Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026.

Wali Kota Cilegon menyebut peringatan Hari Metrologi se-Dunia memiliki makna penting dalam mendukung terciptanya tata kelola perdagangan dan pelayanan publik yang berintegritas.

"Kami memperingati Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 yang menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengukuran yang akurat, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam kehidupan masyarakat," kata Robinsar, Rabu 20 Mei 2026.

Kata Robinsar, peringatan Hari Metrologi Sedunia ini menjadi sangat relevan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga integritas, profesionalisme, hingga kepercayaan publik dalam berbagai aspek kehidupan.

"Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bidang perdagangan dan pelayanan kemetrologian," ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini juga menegaskan pentingnya data dan pengukuran yang akurat sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan publik.

"Setiap kebijakan yang baik harus didasarkan pada data dan pengukuran akurat. Dari pengukuran yang tepat, akan lahir kebijakan yang adil, tepat sasaran, dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat," paparnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus membangun budaya tertib ukur dan meningkatkan kejujuran dalam transaksi perdagangan untuk memperkuat kepercayaan publik.

"Saya mengajak kita semua untuk terus membangun budaya tertib ukur, meningkatkan kejujuran dalam transaksi, dan memperkuat kepercayaan publik sebagai bagian dari semangat kebangkitan nasional menuju Kota Cilegon yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan," ujarnya.

Baca Juga: MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern

Sementara itu, Kepala Bidang Metrologi Legal pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon Hadi Permana menjelaskan bahwa peringatan Hari Metrologi Sedunia tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya tera dan tera ulang alat ukur.

"Jadi Hari Metrologi Sedunia ini kebetulan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei. Tahun ini, alhamdulillah kita bisa melaksanakan peringatan Hari Metrologi Sedunia ini," ujar Hadi.

Hadi menambahkan, pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada wajib tera yang telah memenuhi ketentuan. Selain itu, pihaknya juga menggelar penyuluhan kemetrologian yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

"Harapannya tentu dengan peringatan Hari Metrologi Sedunia ini, Cilegon menjadi daerah tertib ukur. Kesadaran akan kewajiban tera maupun tera ulang dapat selalu dilaksanakan oleh para pelaku usaha, baik pedagang maupun industri," katanya.

Peringatan Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 tersebut diikuti oleh unsur perangkat daerah, pelaku usaha, serta para peserta wajib tera di Kota Cilegon.

Load More