-
Volume Penumpang Natal Sebanyak 52.837 penumpang dan 12.566 kendaraan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak sejak H-1 hingga hari raya Natal 2025 dengan kondisi operasional yang terpantau tetap lancar.
-
Kesiapan Operasional ASDP Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, ASDP menyiagakan ratusan petugas gabungan guna memastikan tidak terjadi penumpukan di kantong parkir maupun pintu masuk pelabuhan selama periode Nataru.
-
Imbauan Cuaca Ekstrem Pihak ASDP mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan laut untuk selalu waspada dan memahami kondisi cuaca ekstrem yang saat ini melanda hampir seluruh wilayah Indonesia demi keselamatan.
SuaraBanten.id - Momen Hari Raya Natal 2025, Kamis (25/12), menjadi puncak pergerakan masyarakat yang memilih menyeberang dari Pulau Sumatera kembali ke Pulau Jawa.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan, merilis data yang cukup mencengangkan.
Tercatat, puluhan ribu orang memilih menghabiskan hari Natal mereka di atas kapal ferry untuk menyeberangi Selat Sunda.
Bagi Kawan Muda yang sedang dalam perjalanan atau berencana menyeberang malam ini, bersiaplah menghadapi situasi pelabuhan yang lebih ramai dari biasanya.
Data menunjukkan adanya lonjakan signifikan, menandakan dimulainya gelombang arus balik liburan tahap pertama atau pergerakan wisatawan yang baru akan memulai liburan di Jawa.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengungkapkan data rekapitulasi yang dihimpun dari Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hitungan ini dimulai sejak H-1 (Rabu malam) hingga hari H Natal.
“Berdasarkan data dari posko angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada H-1 Rabu malam sampai hari raya Natal sudah tercatat sebanyak 52.837 orang penumpang melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak Banten,” jelas Partogi, dilansir dari Antara.
Tak hanya penumpang pejalan kaki, volume kendaraan juga memadati dek kapal. Tercatat sebanyak 12.566 unit kendaraan mulai dari motor, mobil pribadi, hingga bus telah meninggalkan Sumatera menuju Jawa.
Baca Juga: Polda Banten Warning Pelaku Pungli di Tempat Wisata: Jangan Coba-Coba Ganggu Wisatawan
Lonjakan volume ini mulai terasa sejak Rabu (24/12) malam, didominasi oleh pelancong yang mengejar waktu libur panjang.
Meskipun angka pergerakan penumpang terbilang tinggi, ASDP mengklaim manajemen lalu lintas di lapangan masih terkendali.
Kepadatan memang terjadi, namun tidak sampai menyebabkan kemacetan horor atau penumpukan kendaraan yang stuck di area kantong parkir maupun pintu masuk pelabuhan.
Untuk mengantisipasi skenario terburuk, ASDP Bakauheni tidak mau ambil risiko. Ratusan petugas gabungan telah disiagakan di titik-titik krusial untuk mengatur alur kendaraan.
"Oleh karena itu, ASDP cabang Bakauheni telah menyiagakan ratusan petugas gabungan untuk menghadapi apabila terjadi penumpukan kendaraan," tambahnya.
Kesiapan operasional juga dipastikan prima, mulai dari ketersediaan armada kapal hingga fasilitas pendukung di pelabuhan demi kenyamanan pengguna jasa.
Di tengah euforia liburan, satu hal yang wajib menjadi perhatian Gen Z dan Milenial adalah faktor alam. Partogi memberikan imbauan keras agar masyarakat tidak lengah terhadap potensi cuaca buruk. Kondisi perairan di penghujung tahun ini memang kerap tidak bersahabat.
Berita Terkait
-
Polda Banten Warning Pelaku Pungli di Tempat Wisata: Jangan Coba-Coba Ganggu Wisatawan
-
Waspada Arus Nataru, Menkes Ungkap Angka Kematian Kecelakaan Motor Meningkat
-
Pejabat Serang Dilarang Cuti dan 'Minggat' Selama Nataru, Rupanya Ini Alasan Keras Bupati
-
Pantai Anyer hingga Cinangka Dipastikan Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru
-
BRI Siapkan Posko Mudik BUMN untuk Kenyamanan Pemudik Arus Balik Lebaran 2025
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel