-
Polda Banten memperketat pengawasan terhadap praktik pungutan liar di kawasan wisata selama libur Nataru guna menjamin kenyamanan pengunjung melalui pengerahan personel dan berbagai skenario pengamanan yang telah disiapkan secara matang.
-
Kolaborasi antara Polri dan pemangku kepentingan, termasuk pengelola hotel serta pemerintah daerah, diperkuat untuk memantau titik rawan pungli sesuai instruksi Surat Edaran Menteri Pariwisata demi mewujudkan wisata yang aman.
-
Polresta Tangerang melibatkan unsur Forkopimda dan jajaran Kapolsek untuk melakukan monitoring intensif di tempat rekreasi, memastikan tidak ada oknum yang melakukan pungutan ilegal kepada wisatawan selama masa liburan.
SuaraBanten.id - Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) adalah waktu yang paling ditunggu oleh Kawan Muda untuk healing sejenak dari rutinitas.
Banten, dengan deretan pantai eksotis dan destinasi wisatanya, sering menjadi tujuan utama warga Jakarta dan sekitarnya.
Namun, satu hal yang kerap merusak vibes liburan adalah praktik pungutan liar (pungli) parkir atau retribusi ilegal yang bikin kantong bolong dan emosi memuncak.
Kabar baiknya, tahun ini Kepolisian Daerah (Polda) Banten tidak main-main.
Mereka berkomitmen penuh untuk menyapu bersih praktik pungli yang meresahkan wisatawan.
Pengerahan personel secara masif dilakukan untuk memantau titik-titik rawan di kawasan wisata selama masa liburan ini.
Wakapolda Banten, Brigadir Jenderal Polisi Hendra Hermawan, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengamankan kenyamanan wisatawan.
Strategi pengamanan tidak hanya soal kemacetan, tetapi juga penegakan hukum terhadap premanisme berkedok jasa wisata.
"Insya allah kita sudah siap dengan segala skenario pengamanan tempat-tempat wisata," ujar Brigjen Pol Hendra Hermawan dilansir dari Antara, Kamis (25/12/2025).
Baca Juga: Setahun Curi Isi Elpiji 3 Kg, Direktur SPBE di Serang Raup Rp3,3 Miliar dari Tabung Rakyat
Pendekatan yang dilakukan polisi kali ini bersifat kolaboratif. Polisi sadar bahwa memberantas pungli butuh kerjasama dari orang dalam industri pariwisata itu sendiri.
"Kemarin kita sudah merapatkan itu dengan hotel-hotel dan stakeholder," tambah Hendra.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada, menjelaskan bahwa mekanisme pengawasan sedang disusun rapi.
Pemberantasan pungli bukan tugas polisi sendirian, melainkan tanggung jawab kolektif unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci.
"Kami sudah mengumpulkan para Kapolsek untuk melakukan kerjasama dengan unsur Forkopimda, nanti ada camat dengan Danramil Nah, untuk monitoring tempat wisata," jelas Andi.
Berita Terkait
-
Setahun Curi Isi Elpiji 3 Kg, Direktur SPBE di Serang Raup Rp3,3 Miliar dari Tabung Rakyat
-
Waspada Arus Nataru, Menkes Ungkap Angka Kematian Kecelakaan Motor Meningkat
-
Cek Jadwal KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Selasa 23 Desember 2025, Jangan Sampai Telat!
-
Kapolri Soroti 4 'Titik Panas' di Banten, Pelabuhan Merak hingga Wisata Jadi Prioritas
-
Dikenal Dermawan dan Tak Pernah Bermasalah, Ayah Bocah Korban Pembunuhan di Cilegon Ternyata...
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun