-
SPBU Rempoa diselidiki polisi atas dugaan penipuan konsumen kabur setelah isi bensin Rp200 ribu dan pura-pura transfer.
-
Seorang konsumen mobil Honda Brio merah melarikan diri dari SPBU Rempoa usai tunjukkan bukti transfer fiktif.
-
Pihak SPBU Rempoa tidak menuntut ganti rugi, namun berharap konsumen kabur segera kembali untuk membayar.
SuaraBanten.id - Sebuah insiden dugaan penipuan di SPBU Rempoa, Tangerang Selatan, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya viral.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus konsumen yang melarikan diri setelah mengisi bensin tanpa membayar.
"Kejadiannya di SPBU Rempoa, Jalan Pahlawan Raya, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dilansir dari Antara.
Kompol Bambang menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Senin (20/10) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika seorang konsumen mengendarai mobil dan melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite sebesar Rp200 ribu.
"Kemudian saat hendak melakukan pembayaran, petugas jaga pom bensin menawarkan metode pembayaran *cash* (tunai), QRIS dan debit. Konsumen tersebut beralasan tidak membawa dompet dan ingin melakukan pembayaran via transfer," ujar Bambang.
Petugas SPBU kemudian memanggil pengawas di SPBU Rempoa tersebut dan memberikan nomor rekening untuk pembayaran. Setelah itu, konsumen tersebut menunjukkan bukti pembayaran via transfer ke nomor rekening yang diberikan.
"Namun, setelah ditunggu beberapa saat, uang tersebut belum masuk ke rekening," ungkap Bambang.
Tanpa diduga, tiba-tiba konsumen tersebut langsung kabur dan melarikan diri dari SPBU itu dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis Honda Brio berwarna merah dengan nomor polisi B 1719 ZOF.
Meskipun menjadi korban penipuan, pihak SPBU menunjukkan sikap yang patut diacungi jempol. "Setelah dilakukan pengecekan, bahwa pihak manajer SPBU Rempoa tidak menuntut ganti rugi dan berharap konsumen tersebut kembali ke SPBU Rempoa untuk membayarnya," ucap Bambang.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan mobil berwarna merah melarikan diri setelah mengisi bensin di SPBU Rempoa sempat beredar viral di media sosial Instagram melalui akun @tangerang.terkini.
Baca Juga: 325 Ton Limbah Radioaktif Diamankan dari Cikande
Dalam video tersebut, nampak petugas SPBU mengejar mobil berwarna merah itu karena diduga belum menyelesaikan pembayaran. Video viral ini menjadi bukti kuat dan memicu perhatian publik terhadap insiden tersebut.
Berita Terkait
-
325 Ton Limbah Radioaktif Diamankan dari Cikande
-
Pecah Rekor! 3.790 PPPK Paruh Waktu Serang Resmi Dilantik, Terbesar dan Pertama di Banten
-
Viral Siswi SMP Dibully: Bukan Pembelaan, Kepala Sekolah Malah Tendang Gina Karena Ayah Pemulung
-
Dendam atau Cinta Terlarang? Pria Serang Bunuh Istri Demi Nikahi Pacar, Kini Dituntut Belasan Tahun
-
Melawan Sampah di Pulau Terpencil, Solusi Sederhana Pertamina yang Ubah Rutinitas Warga Pulo Panjang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya Terjerat Peredaran Gelap Narkoba