SuaraBanten.id - Sebuah era baru akan dimulai di Tanah Para Jawara. Bukan sekadar laga pembuka musim, pertandingan antara Dewa United vs Malut United pada Sabtu (9/8/2025) malam adalah sebuah deklarasi.
Ini adalah laga perdana Dewa United di rumah baru mereka yang megah, Banten International Stadium (BIS), sekaligus pembuktian identitas baru mereka sebagai "Banten Warriors".
Pertandingan bertajuk Big Match pekan pertama Liga 1 2025/2026 ini menjadi pertaruhan krusial bagi pasukan Jan Olde Riekerink.
Setelah resmi hijrah ke BIS, kemenangan di laga debut ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan soal merebut hati dan membangkitkan kebanggaan publik sepak bola Banten.
Manajemen Dewa United tidak main-main dalam menyambut era baru ini. Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, secara terbuka meminta dukungan penuh dari masyarakat Serang dan seluruh Banten untuk memadati BIS dan menjadi pemain ke-12.
Baginya, dukungan suporter adalah bahan bakar utama yang akan menjadi motivasi bagi Stefano Lilipaly dkk untuk menaklukkan Malut United, tim yang notabene merupakan peringkat ketiga Liga 1 musim lalu.
"Besar harapan kami agar para suporter sepakbola di Banten untuk hadir dan mendukung," kata Ardian usai acara penandatanganan kerja sama penggunaan BIS dengan Pemprov Banten di Pendopo Gubernur Lama, Kota Serang, Kamis (7/8/2025).
Dengan dukungan penuh di belakang mereka, Ardian pun memasang target yang tak bisa ditawar. Ia sangat optimis timnya mampu mengamankan poin penuh, tak peduli berapapun skornya.
"Menang harga mati, 1-0 atau 2-0 yang penting menang," tegas Ardian.
Baca Juga: Dewa United Resmi Bermarkas di BIS, Egy, Lilipaly, dan Rafael Struick Jadi Magnet Ekonomi
Pernyataan tegas ini menjadi sinyal bahwa Dewa United tidak hanya ingin numpang lewat, tetapi berambisi menjadi kekuatan sepak bola yang merepresentasikan kebanggaan Banten.
Megahnya Banten International Stadium (BIS) yang kini menjadi markas baru Dewa United "Banten Warriors". Sumber: Radar Banten.
Euforia kepindahan ke BIS tidak hanya dirasakan oleh manajemen dan suporter, tetapi juga menjalar hingga ke ruang ganti pemain. Salah satu punggawa Dewa United, Septian Bagaskara, mengaku para pemain sangat antusias dan termotivasi dengan kualitas stadion baru mereka.
Menurutnya, fasilitas stadion milik Pemprov Banten ini sudah memenuhi standar internasional, yang secara langsung berdampak pada semangat tim.
"Stadionnya sangat bagus, untuk rumputnya, locker room udah standar internasional. Jadi dari pemain lebih semangat main di sana (BIS)," kata Septian.
Kekhawatiran soal proses adaptasi pun ditepis oleh pemain berusia 27 tahun itu. Ia memastikan bahwa para pemain tidak mengalami kesulitan dan justru sangat menikmati setiap sesi latihan dan pertandingan di BIS.
Tag
Berita Terkait
-
Dewa United Resmi Bermarkas di BIS, Egy, Lilipaly, dan Rafael Struick Jadi Magnet Ekonomi
-
Stadion Maulana Yusuf Rusak, Disparpora Kota Serang Klaim Sedang Perawatan
-
Laga Perserang vs Malut United Ditunda, Rumput Stadion Maulana Yusuf Rusak Disoal
-
Pemeliharaan BIS Habiskan Rp1 Miliar Perbulan, Pemprov Banten Cari Investor
-
3 Pemain Termahal di Liga 1 2023/2024, Pemain Dewa United Dimitrios Kolovos Puncaki Daftar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang
-
PIK2 Soroti Pentingnya Pengalaman Nyata di Tengah Gempuran Konten Media Sosial
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka