SuaraBanten.id - Jenderal Bintang Tiga dan Wali Kota Cilegon, Robinsar turun tangan dalam aksi pengibaran bendera merah putih dan penanaman terumbu karang di Laut Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.
Bila peringatan kemerdekaan seringkali identik dengan upacara formal di lapangan. Namun, sebuah pemandangan berbeda dan luar biasa tersaji di Laut Merak, tepatnya di perairan Mekarsari, Merak, Kota Cilegon, pada Minggu 3 Agustus 2025 kemarin.
Bukan hanya bendera Merah Putih raksasa yang berkibar di atas laut, tetapi juga kehadiran seorang jenderal bintang tiga dan seorang Wali Kota Cilegon, Robinsar yang turun langsung, menyatu dengan semangat para penyelam.
Acara yang digagas oleh Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI) ini berhasil menjadi panggung kolaborasi unik antara masyarakat sipil, pemerintah daerah, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Mereka tidak hanya merayakan HUT ke-80 RI, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kedaulatan dan ekosistem laut.
Di balik kemeriahan membentangkan bendera di atas ombak, ada misi yang lebih dalam: menanam kehidupan baru di dasar laut melalui transplantasi terumbu karang.
Ahmad Hafid, Ketua AKSI yang juga menjadi motor penggerak acara, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk memberikan makna lebih pada perayaan kemerdekaan.
“Kami ingin peringatan kemerdekaan tidak hanya sebatas upacara. Kami ingin ada pesan yang tertanam baik harfiah maupun maknawi bahwa laut adalah bagian dari jati diri bangsa,” ujar Ahmad Hafid.
Inisiatif ini mendapat respons positif dari pucuk pimpinan daerah dan militer. Wali Kota Cilegon, Robinsar, bahkan hadir dengan antusiasme tinggi.
Baca Juga: Wali Kota Cilegon Stop Truk yang Melintas di Jalan Protokol di Jam Sibuk
Dengan pakaian kasual, ia tak canggung berbaur dan menyapa langsung para penyelam, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah kota.
“Cinta tanah air bukan cuma urusan darat. Di laut pun kita bisa tunjukkan rasa hormat dan syukur atas kemerdekaan. Ini harus jadi tradisi tahunan,” ucap Robinsar dengan mata berbinar.
Dukungan serupa datang dari ranah pertahanan. Kehadiran Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Komandan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, memberikan bobot berbeda pada acara tersebut. Bagi sang jenderal, aksi ini memiliki nilai strategis yang melampaui seremoni biasa.
“Ini lebih dari seremoni. Ini menyentuh akar: dari nasionalisme hingga keberlanjutan lingkungan. Saya harap daerah lain ikut terinspirasi,” ujar jenderal bintang tiga itu.
Kolaborasi ini seolah menjadi cerminan dari visi besar bangsa. Hafid menambahkan bahwa semangat menjaga dan memanfaatkan laut secara berkelanjutan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kekuatan maritim dan ekonomi biru.
“Kita ingin generasi muda melihat laut bukan hanya sebagai batas, tapi sebagai potensi. Terumbu karang itu mungkin tak terlihat dari permukaan, tapi dampaknya bisa menyelamatkan banyak hal,” katanya.
Berita Terkait
-
Wali Kota Cilegon Stop Truk yang Melintas di Jalan Protokol di Jam Sibuk
-
Koperasi Merah Putih di Cilegon Jadi Percontohan, Ternyata Alasannya Karena...
-
Robinsar-Fajar Temui FCIP Kedutaan Besar Inggris, Bahas Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
-
Pemokot Cilegon Jajaki Kerja Sama Pembangunan Pelabuhan Warnasari dengan Investor China
-
Undang Ratusan Industri dan Ormas, Kapolres Cilegon Pastikan Tak ada Ampun Bagi Preman
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman