SuaraBanten.id - Istri Wakil Gubernur Banten (Wagub Banten) Achmad Dimyati Natakusumah, Irna Narulita resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional atau DPW PAN Banten.
Nama Irna Narulita dalam bursa pencalonan DPW PAN Banten muncul saat rapat formatur pada Musyawarah Wilayah ke-7 pada 18 Mei 2025 lalu.
Kini Irna Narulita yang merupakan mantan Bupati Pandeglang itu resmi menahkodai DPW PAN Banten menggantikan Syafrudin (Mantan Wali Kota Serang).
Dengan munculnya nama Irna Narulita dalam pembahasan para formatur dan terbaru sudah resmi terpilih menjadi ketua DPW PAN Banten banyak mengejutkan publik di Banten.
Karenanya, Suarabanten.id bakal menyuguhkan pembahasan profil Irna Narulita yang kini menjadi nahkoda partai Zulkifli Hasan di tingkat Banten ini.
Profil Irna Narulita
Irna Narulita lahir di Sukabumi Ilir, Kebon Jeruk, Jakarta pada 23 Juli 1970 sebagai anak keempat dari lima bersaudara.
Irna Narulita merupakan istri dari Wagub Banten, Achmad Dimyati Natakusumah yang sebelumnya memimpin Kabupaten Pandeglang dua periode yakni pada 2000-2005 dan 2005-2009.
Usai Dimyati, Irna Narulita juga menjabat Bupati Pandeglang dua periode yakni pada kurun waktu 23 Maret 2016- 20 Februari 2025 lalu.
Baca Juga: Mengejutkan! Istri Wagub Banten, Irna Narulita Pimpin DPW PAN Banten
Sebelumnya, Irna Narulita sempat duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), selama dua periode yakni 2009–2014 dan 2014–2016.
Ayahnya, Nurdin Murdas merupakan putra asli Betawi dari Tangerang yang menetap di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Semasa kecil, ia menempati rumah orang tuanya di Jalan Daud Nomor 17, Sukabumi Utara. Di tempat kelahirannya, Irna menempuh pendidikan dasar hingga pendidikan tingginya di Kebon Jeruk.
Ia menjadi siswa di SD Negeri Sukabumi Ilir 04 Pagi hingga 1983, SMP Negeri 3 Jakarta hingga 1986, dan mengakhiri sekolah menengahnya di SMA Negeri 65 Jakarta pada 1989.
Setelah menamatkan jenjang sekolah menengah atas, Irna menempuh studi di bidang ekonomi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Supra dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonusa Esa Unggul dengan mengambil program studi manajemen, serta selesai pada tahun 2010.
Sebelumnya diberitakan, gelaran Muswil yang memunculkan nama Irna Narulita dalam rapat formatur DPW PAN Banten pada Kamis 12 Juni 2025 di Ponpes Bai Mahdi Pabuaran, Kabupaten Serang, pukul 20.00 WIB.
Rapat formatur tersebut bahkan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto sebagai utusan DPP PAN yang juga kini menjabat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (RI).
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Istri Wagub Banten, Irna Narulita Pimpin DPW PAN Banten
-
Tarbuai Rayuan Pria di Aplikasi Kencan, Motor Perempuan Asal Pamarayan Raib
-
Tiga Tradisi di Banten Masuk Karisma Event Nusantara 2025, Salah Satunya Seba Baduy
-
5 Kandidat Calon Sekda Banten Diajukan ke Mendagri
-
Polda Banten Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 T
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat