SuaraBanten.id - Seorang pria berinisial SU (46) warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten terpaksa harus digelandang ke kantor polisi karena mencekoki 3 bocah perempuan yang masih berusia 7 tahun dengan film porno.
Predator anak ini mengajak tiga orang bocah perempuan nonton film porno dengan iming-iming uang Rp5 ribu. Aksi bejat SU itu terjadi pada Rabu 21 Mei 2025 kemarin.
SU langsung dijemput aparat kepolisian tanpa ada perlawan di kediamannya usai keluarga korban yang tak terima melaporkan nasib yang menimpa anak-anaknya ke Polsek Kragilan pada Kamis 22 Mei 2025.
Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi menuturkan, dari pengakuan keluarga korban, peristiwa dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh SU terjadi pada Rabu 21 Mei 2025 sekitar pukul 22.00 WIB.
Lanjut Entang, saat itu ketiga korban tengah bermain di depan rumah SU. Kemudian ketiga korban diajak masuk ke dalam rumah oleh SU dengan iming-iming uang sebesar Rp5 ribu per orang.
"Diiming-iming akan diberi uang Rp5 ribu agar mau diajak masuk ke dalam rumah pelaku. Dan kebetulan malam itu istri pelaku sedang tidak di rumah," kata Entang mengungkap cara pelaku mengiming-iming para korban, Jumat 23 Mei 2025.
Disampaikan Entang, saat berada di ruang tamu, ketiga korban langsung disuguhkan tontonan film porno yang ada di handphone oleh SU. Bahkan, SU mematikan lampu di ruang tamu rumahnya agar tidak diketahui oleh orang lain.
Lebih lanjut, kata Entang, ketiga korban sempat mendapatkan perlakuan tak senonoh dari SU saat tengah asyik menonton film porno. Anggota tubuh ketiga korban tak luput diraba-raba oleh SU.
"Jadi diajak masuk, terus pas di ruang tamu, pelaku menyuguhkan tontonan film dewasa. Pelaku juga diduga melakukan perbuatan cabul dengan meraba-raba tubuh para korban sambil terus menonton video orang dewasa," ungkapnya menjelaskan perbuatan bejat pelaku.
Baca Juga: Dua Bocah Terseret Arus dan Tenggelam di Sungai Cisimeut Lebak
Setelah itu, kata Entang, ketiga korban pun diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing, namun SU mengancam agar para korban tidak bercerita kepada siapapun sambil memberi uang sebesar Rp5 ribu sesuai perjanjian.
"Jadi setelah puas itu, para korban disuruh pulang, tapi para korban ini diancam untuk tidak cerita ke keluarganya, dan para korban ini diberi uang Rp5 ribu oleh pelaku seperti yang dijanjikan di awal," ujar Entang menyebut ketiga bocah perempuan mendapat pengancaman dari korban.
Namun, Entang mengaku, perbuatan SU langsung terbongkar setelah salah seorang korban bercerita dengan polosnya kepada orang tuanya bila telah diajak menonton film porno oleh SU.
"Jadi pas pulang ke rumah, salah satu korban ngomong ke orang tuanya, menceritakan kejadian yang menimpanya. Atas pengakuan itu, orang tua yang tidak terima melapor ke kami," papar Entang mengungkap awal mula kasus tersebut terungkap berdasarkan pengaduan salah satu korban kepada orang tuanya.
Disampaikan Entang, saat ini SU sudah ditahan dan kasus dugaan tindak asusila tersebut dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Serang untuk ditindaklanjuti.
"Untuk motif pelaku diduga hanya untuk melampiaskan nafsu akibat pengaruh film dewasa, dan untuk keterangan selanjutnya silahkan konfirmasi ke Unit PPA ya karena ditangani di sana," pungkasnya menyebut kasus tersebut dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Serang.
Berita Terkait
-
Dua Bocah Terseret Arus dan Tenggelam di Sungai Cisimeut Lebak
-
Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Irigasi Kragilan, Tersangkut di Sampah Ranting Pohon
-
Tuai Protes, TPS Kampung Curug Bonteng Kragilan Disetop
-
Kurang Ngopi, Sopir ini Ngantuk Lalu Tabrak Median Jalan di Kragilan
-
Bocah 9 Tahun yang Hilang di Sungai Sentul Kragilan Ditemukan Tewas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano