Peserta yang lolos akan diangkat menjadi PPPK dengan kontrak kerja tertentu, yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi dan kinerja pegawai.
Seleksi PPPK terbuka bagi WNI yang memenuhi syarat, termasuk tenaga honorer, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif, biasanya mencakup seleksi administrasi, ujian berbasis komputer (CAT), serta penilaian kompetensi dan wawancara untuk beberapa formasi tertentu.
Pemerintah memberikan afirmasi bagi pelamar dari kelompok tertentu seperti penyandang disabilitas, guru honorer kategori II, dan pelamar usia tertentu, untuk mendorong pemerataan kesempatan kerja.
Salah satu kelebihan PPPK adalah adanya kesempatan bagi non-PNS berkompeten untuk bekerja di pemerintahan tanpa harus melalui jalur CPNS.
Meski tidak mendapatkan pensiun seperti PNS, PPPK tetap mendapatkan gaji, tunjangan, dan jaminan sosial sesuai ketentuan.
Skema ini dinilai efisien dalam memenuhi kebutuhan SDM birokrasi, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, yang sering kekurangan tenaga profesional.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Viral Oknum Polisi Polres Tangsel Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Disebut Alami Gangguan Mental
-
Berkah Ramadhan 2025, Dewan Viral Berangkatkan 12 Karyawan Terbaik Umrah Gratis
-
Oknum Perangkat Desa di Lebak Digerebek Warga, Masuk Rumah Perempuan Bersuami
-
Viral Pria Dipenjara Gegara Nabrak Bebek, Polda Banten Klaim itu 'Konten Guyon'
-
BRI Jadi Sasaran Hoax Ransomware, Ini Faktanya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan