"Kolaborasi ini juga bertujuan memastikan masyarakat Indonesia tidak perlu lagi mencari layanan jantung ke luar negeri akibat keterbatasan fasilitas dan kompetensi di dalam negeri," Prof. Hans Wijaya.
Dengan integrasi sumber daya, teknologi, dan keahlian, kedua institusi berkomitmen meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kardiologi nasional, sekaligus memperkuat kemandirian kesehatan Indonesia.
"Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat mempercepat learning curve dalam hal teknologi dan penanganan, sehingga mampu memberikan outcome yang lebih optimal bagi pasien," jelasnya.
"Melalui transfer pengetahuan, sistem, dan keahlian dari Jakarta Heart Center yang sudah berpengalaman, tim medis kami di Bethsaida Hospital Serang dan Gading Serpong dapat lebih cepat mengadopsi standar layanan tersebut," paparnya.
"Artinya, pasien kami akan langsung mendapatkan manfaat dari kualitas layanan terbaik sejak hari pertama operasional," pungkasnya.
Sementara itu, President Commissioner Jakarta Heart Center, dr. Fathema Djan Rachmat yakin layanan jantung yang paripurna dan berkualitas tinggi harus dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, tidak hanya terpusat di kota besar seperti Jakarta.
dr. Fathema juga memastikan kerjasama adalah bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap pelayanan kardiovaskular yang aman, cepat, modern, dan terstandarisasi secara internasional.
"Kami berharap inisiatif ini bisa menjadi model bagi kolaborasi pusat-pusat layanan jantung lainnya di seluruh Indonesia dan akan menurunkan kesenjangan atau disparitas layanan antara provinsi Tangerang dan Jakarta, maupun Indonesia dan luar negeri," harapnya
Lebih lanjut, kehadiran pusat layanan kardiovaskular ini juga ditargetkan untuk mendukung program Medical Tourism Indonesia, khususnya dalam bidang jantung dan pembuluh darah di tengah situasi global dan ekonomi dunia yang tidak menentu, di mana biaya pengobatan di luar negeri semakin tinggi.
Baca Juga: Dewan Viral Mencak-mencak di RS Bethsaida, Minta Warga Sekitar Dipekerjakan
"Dengan kerja sama ini, Bethsaida Healthcare dan Jakarta Heart Center menghadirkan opsi layanan jantung dengan tenaga medis berpengalaman, layanan yang humanis, lebih efisien, terjangkau, dan mudah diakses, tanpa harus ke luar negeri," ujarnya.
Era saat ini juga menandai perubahan paradigma besar dalam dunia kesehatan — yakni era kolaborasi antar institusi kesehatan. Tidak lagi bekerja secara terpisah, tetapi saling menguatkan demi menciptakan sistem layanan yang lebih optimal, komprehensif, dan berdampak langsung pada keselamatan serta kenyamanan pasien.
Melalui kolaborasi ini, Bethsaida Healthcare dan Jakarta Heart Center dapat berbagi sumber daya, keahlian, dan teknologi, sehingga mampu menghadirkan yang lebih baik bagi masyarakat dengan tarif yang lebih terjangkau, tanpa harus mengorbankan kualitas perawatan.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Tirtamulya Juandy, Direktur Bethsaida Hospital Serang melihat kebutuhan masyarakat di Serang dan sekitarnya terhadap layanan jantung yang lengkap dan cepat terus meningkat. Kata dia, banyak pasien yang sebelumnya harus dirujuk ke Jakarta untuk penanganan lanjutan. Melalui Heart & Vascular Center ini.
"Kami ingin membawa layanan jantung berkualitas tinggi lebih dekat ke rumah mereka, dengan dokter ahli, fasilitas modern, dan pendekatan yang humanis," ungkapnya.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen Bethsaida Healthcare dan Jakarta Heart Center dalam membawa layanan jantung Indonesia ke level yang lebih tinggi, menjadikan kesehatan jantung bukan lagi tantangan, tetapi sebagai peluang untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah Kritis, Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen