SuaraBanten.id - Lonjakan pengendara sepeda motor yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Indonesia atau Pelindo Banten alias Pelabuhan Ciwandan.
Lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran 2025 / Idul Fitri 1446 Hijriyah di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten diprediksi terjadi pada Rabu, 26 Maret 2025 malam.
Menurut prediksi warga yang menyeberang ke Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten sebanyak 12.000 pemudik sepeda motor pada malam ini.
Direktur Lalu Lintas atau Dirlantas Polda Banten Kombes Leganek Mawardi mengatakan, per hari ini sudah 9.800 kendaraan sepeda motor yang melintasi Pelabuhan Ciwandan dan diperkirakan akan terus meningkat di malam hari.
"Hari ini sudah 9.800 kendaraan sepeda motor yang melintas dan kemungkinan akan terus naik menjadi 12 ribu kendaraan yang akan melintas di Pelabuhan Ciwandan," katanya menjelaskan prediksi jumlah pemudik yang bakal melintas.
Kata dia, berdasarkan hasil pantauan, kendaraan pemudik terus mengalir memadati area kantung parkir yang telah disediakan seluas 1,7 hektare yang mampu menampung sebanyak 3.000 kendaraan roda dua dan 250 truk golongan 7 ke bawah.
"Ada delapan kapal yang beroperasi untuk mengangkut pemudik dari Pelabuhan Ciwandan menuju Pelabuhan Wika Beton Lampung," jelasnya.
Tak hanya Pelabuhan Ciwandan, ia mengaku menyiapkan sebanyak 12 loket kendaraan roda dua dan empat loket kendaraan truk yang dilengkapi tenda penumpang dan pos istirahat.
Lebih lanjut, pihaknya juga memastikan kondisi arus lalu lintas saat ini masih terpantau lancar tidak ada kemacetan di sejumlah jalur mudik.
Baca Juga: Wakafkan Gaji Perdana, Fajar Hadi Prabowo Tebus Ijazah Nunggak Siswa SMP Muhammadiyah
"Alhamdulillah sampai H-6 saat ini kondisi lalu lintas masih lancar dan terkendali. Kita berharap mudik tahun 2025 ini menjadi mudik yang aman dan keluarga nyaman," pungkasnya.
Diketahui, PT ASDP sempat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 69 unit kapal siap operasi di tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Pelindo Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ Bojonegara.
Pelabuhan Merak nanti akan menjadi tempat untuk melayani penumpang pejalan kaki, pribadi, dan angkutan umum.
Adapun Pelabuhan Ciwandan melayani penumpang roda dua atau motor dan angkutan logistik. Sedangkan, Pelabuhan BBJ akan melayani kendaraan besar saja.
ada delapan buffer zone yang akan disiapkan untuk penerapan delay system. Ada empat titik buffer zone terkoneksi dengan Pelabuhan Merak yakni :
Pelabuhan Indah Kiat yang bisa menampung 1.200 kendaraan kecil dan besar.
PT Minic Line (Cikuasa Atas) bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
Kazima (Pelabuhan Merak) bisa menampung 200 kendaraan.
PT Pratama Galuh Perkasa (Cikuasa Bawah) yang bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
Kemudian dua buffer zone yang terhubung dengan Pelabuhan Pelindo Banten yakni:
Kawasan KS (Cilegon Barat) bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan yang bisa menampung 300 kendaraan kecil dan 200 kendaraan besar.
Sementara, untuk buffer zone yang terkoneksi dengan Pelabuhan BBJ yakni:
Pelabuhan Indah Kiat yang bisa menampung 1.200 kendaraan kecil dan besar.
- PT Minic Line (Cikuasa Atas) bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
- Kazima (Pelabuhan Merak) bisa menampung 200 kendaraan.
- PT Pratama Galuh Perkasa (Cikuasa Bawah) yang bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
Kemudian dua buffer zone yang terhubung dengan Pelabuhan Pelindo Banten yakni:
- Kawasan KS (Cilegon Barat) bisa menampung 2.000 kendaraan kecil dan 1.000 kendaraan besar.
- Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan yang bisa menampung 300 kendaraan kecil dan 200 kendaraan besar.
Sementara, untuk buffer zone yang terkoneksi dengan Pelabuhan BBJ yakni:
- Samudra Marine Indonesia (SMI).
- PT Wilmar.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Wakafkan Gaji Perdana, Fajar Hadi Prabowo Tebus Ijazah Nunggak Siswa SMP Muhammadiyah
-
Geruduk Kantor DPRD, Aliansi Serang Utara Tolak Pembangunan PIK 2
-
Arus Mudik Lebaran 2025, 20 Titik Ruas Jalan Rusak di Pandeglang Diperbaiki
-
Penyalagunaan BBM Subsidi di Cilegon Terungkap, 500 Liter Biosolar Diamankan
-
Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2025, untuk Kota Cilegon dan Serang
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tragedi di Pantai Daplangu Pandeglang: Dua Santri Terseret Ombak, Satu Hilang
-
Harga Cabai Rawit di Pasar Blok F Makin Pedas, Stok Minyak Goreng Langka Jelang Ramadhan
-
Kolaborasi Polda Banten dan SPSI Cegah Kekerasan di Tempat Kerja
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Tangis Pilu Menjemput Pahlawan Udara: Jenazah Capt. Enggon Erawan Korban KKB Tiba di Ciputat