SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Robinsar terus berupaya menjalankan program 100 hari kerja usai dilantik dan mengikuti retret. Politisi Partai Golkar itu langsung mengecek sarana dan prasarana di jalan akses Tol Cilegon Timur, Kamis (6/3/2025).
Berdasrakan pantauan di lapangan Robinsar tampak mengecek, trotoar, selokan, kabel listrik dan telkom, hingga penerangan jalan di sekitar Kantor Dishub Kota Cilegon.
Dalam tinjauan Wali Kota Cilegon tersebut, kabel-kabel listrik tampak semerawut, sedimentasi selokan cukup tebal dan bahkan banyak ditumbuhi tanaman liar dan sampah.
Dalam kesempatan itu, Robinsar menyebut dirinya menginginkan sarana dan prasarana yang ada di akses Tol Cilegon Timur yang merupakan perwajahan Kota Cilegon ditata lebih baik.
Ia bahkan menyebut kondisi wajah Kota Cilegon saat ini tampak seperti hutan dan bukan seperti kota. Robinsar kemudian mengungkapkan keinginannya untuk menata wajah Kota Cilegon itu.
"Pintu gerbang masuk dari Cilegon Timur, orang datang ke Cilegon melalui sini (Akses Tol Cilegon Timur). Melihat sini, bukan kaya kota tapi hutan. Makanya ke depan akan kita rapihkan agar lebih cantik lagi," katanya di hadapan awak media.
Kata Robinsar, pihaknya tengah berkomunikasi dengan pemerintah pusat, pengelola tol serta para vendor baik provider ataupun telekomunikasi untuk ikut menata.
"Empat poin yang akan saya lakukan, jalan rusak, lampu yang gelap, titik banjir dan titik sampah. Itu jadi konsen saya, saya gak mau di pinggir jalan banyak sampah dan saya lihat gak ada tempat sampah," ungkap peraih suara terbanyak di Pileg Cilegon 2024 itu.
Lebih lanjut, Robinsar juga meminta Dinas Perhubungan Kota Cilegon menambah penerangan jalan. Ia juga meminta kemacetan di pertigaan jalan Tol Cilegon Timur bisa teratasi dengan menertibkan bus yang kerap menurunkan penumpang.
Baca Juga: Heboh Hiu Tutul Mengambang di Dermaga 1 Pelabuhan Merak
"Saya sudah perintahkan Kadishub agar lampu-lampu (PJU-red) di Cilegon bisa ditambah kembali, termasuk di belakang Kantor Wali Kota Cilegon," ujarnya.
"Saya juga minya agar bus-bus yang sering menurunkan penumpang (ditertibkan) harus melalui Terminal Seruni. Kalau perlu penambahan anggaran, saya akan tambahkan di anggaran perubahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Heboh Hiu Tutul Mengambang di Dermaga 1 Pelabuhan Merak
-
Laporan Mandek 3 Tahun, Penjual Ayam Laporkan Penyidik Polres Cilegon ke Propam Polda Banten
-
Kejari Usut Dugaan Kasus Korupsi Baznas Cilegon, Kasi Intel: Masih Puldata dan Pubaket
-
Robinsar Amini Pernyataan Prabowo Soal 'Pelayan Rakyat': Kita Fokus Melayani
-
Anak Kampung Pesisir Jadi Wali Kota Cilegon, Robinsar Tak Menyangka Dilantik Prabowo
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu