SuaraBanten.id - Pengadilan Agama (PA) Rangkasbitung melansir, khawatir terjerumus dalam perbuatan zina, sejumlah warga Kabupaten Lebak, Banten lebih memilih untuk melakukan pernikahan pada usia muda.
Hakim Pengadilan Agama Rangkasbitung, Gushari mengatakan pada tahun 2023 lalu saja ada sekitar 5 orang warga yang menikah pada usia muda. Kebanyakan yang menikah muda tersebut masih berumur 19 tahun.
"Tapi untuk tahun 2024 ini peningkatan nikah sudah mengalami kenaikan yakni sebanyak 7 orang. Peningkatannya tipis, itu juga masih ada yang belum terdata," kata Gushari saat dihubungi, Jumat (21/6/2024).
Ia mengungkapkan, adapun faktor nikah muda tersebut yakni karena dikhawatirkan akan melakukan perzinahan, selain faktor ekonomi.
"Didominasi karena orang tua takut si anak berzina, dari pada berzina lebih baik dinikahkan mungkin," ujarnya.
Ia menambahkan, dampak perkawinan anak atau pernikahan dini antara lain, meningkatnya angka perceraian, meningkatnya angka putus sekolah, dan meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Lebak.
"Tidak selesai dalam dampak tersebut, pernikahan dini juga, menghambat program pemerintah, dan masih banyak lagi," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kejari Lebak Didorong Usut Tuntas Dugaan Korupsi PDAM Tirta Multatuli
-
Kritik Pembangunan Warga Lebak Pasang Spanduk 'Selamat Datang di Wisata Jalan Rusak'
-
Heboh Kapal Terdampar di Perairan Panyaungan Lebak, Ditemukan Tanpa ABK
-
Kerbau di Rangkasbitung Ngamuk dan Seruduk Warga Saat Hendak Disembelih
-
Periksa Ratusan Lapak, Hewan Kurban di Lebak Dipastikan Sehat
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng