SuaraBanten.id - Farred Gitrhof Tachir, atlet pelajar Kota Tangerang cabor pencak silat berhasil menaklukkan atlet dari Kota Tangerang Selatan dalam kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA XI Banten.
Kemenangan cabor pencak silat ini tentu menjadi kemenangan telak Kota Tangerang pada POPDA XI Banten hingga mendapat juara umum dengan perolehan medali emas sembilan, satu perak dan tujuh perunggu.
Ketua Panitia Lokal Cabor Pencak Silat pada POPDA XI Banten, Tomi Sugiyanto mengungkapkan, keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Kota Tangerang di cabor pencak silat lantaran menambah deretan peraih medali emas untuk Kota Tangerang.
"Setelah melewati babak penyisihan, semi final hingga final pada hari ini, akhirnya cabor pencak silat dalam kejuaraan POPDA XI Banten dapat menyumbangkan banyak medali emas, perak dan perunggu hingga berada di puncak juara umum cabor pencak silat," katanya ditemui Selasa (11/6/2024) di Mall Balekota, Kota Tangerang.
Tomi pun mengungkapkan, Kota Tangerang berada di posisi pertama dengan total perolehan 17 medali, disusul Kabupaten Lebak 16 medali, serta Kabupaten Tangerang yang berada di posisi ketiga dengan total raihan 17 medali.
Tak sampai di situ, selanjutnya atlet Kota Tangerang akan melaju pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten yang dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan, serta Pekan Olahraga Nasional (POPNAS).
Sementara itu, Farred Gitrhof Tachir (16) yang menyumbangkan satu emas untuk Kota Tangerang mengaku senang bisa memenangkan kejuaraan POPDA XI BANTEN pada cabor pencak silat. Ia mengaku telah banyak mempersiapkan diri untuk kejuaraan ini.
"Alhamdulillah setelah mempersiapkan diri cukup matang, akhirnya saya membawa medali emas untuk Kota Tangerang. Ini merupakan kemenangan pertama saya pada kejuaraan POPDA Banten. Setelah tahun lalu saya hanya menduduki posisi ketiga di kejuaraan yang sama," ucap Farred.
Ia pun mengaku, lawannya di final yakni Kota Tangerang Selatan sangat kuat. Karena telah melihat permainan yang dibawakannya pada semi final. Sehingga ia sempat kesulitan untuk mengecoh lawannya. Namun akhirnya dirinya mampu menaklukkan atlet dari Kota Tangerang Selatan.
Baca Juga: Tim Sepak Bola Tangerang Maju ke Final POPDA XI Banten 2024
Acara pun ditutup langsung oleh Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Maesyal Rasyid. Selanjutnya penyerahan medali kepada 169 atlet dari delapan kontingen kota/kabupaten se-Provinsi Banten.
Berita Terkait
-
Tim Sepak Bola Tangerang Maju ke Final POPDA XI Banten 2024
-
Perolehan Medali Sementara POPDA XI Banten, Kota Tangerang Kokoh di Puncak Klasemen
-
Penjaga Pintu Masuk Pantai Sambolo yang Keroyok Preman Hingga Tewas Divonis 42 Bulan
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Kota Tangerang Sepekan ke Depan Didominasi Hujan
-
Kontrakan di Balaraja Tangerang Jadi Tempat Esek-esek, 5 PSK Diamankan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Healing Seru! 4 Destinasi Alam di Lebak dan Cilegon Bagi Gen Z
-
Dari Pesisir Teluknaga, Klinik PIK Care Medika Jadi Harapan Baru Akses Kesehatan Warga
-
Vega Hotel Gading Serpong Perkenalkan Fasilitas Manasik Unggulan Lewat Ajang Silaturahmi
-
Tragedi di Pantai Daplangu Pandeglang: Dua Santri Terseret Ombak, Satu Hilang