SuaraBanten.id - Dua buah kontrakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten diduga digunakan untuk praktik esek-esek atau prostitusi online. Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Tangerang bahkan mengamankan lima pekerja seks komersial (PSK) dari dua kontrakan tersebut.
Petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang merazia dua kontrakan tersebut berawal dari aduan masyarakat sekitar yang resah lantaran kontrakan tersebut digunakan untuk tempat prostitusi.
"Kami mendapati ada lima wanita dan satu pria. Tim kami juga menemukan bukti berupa chat transaksi Open Booking (BO) melalui aplikasi Michat dari handphone masing-masing wanita," kata Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (10/6/2024).
Kata Agus, razia tersebut merupakan salah satu langkah penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang No. 13 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.
Agus mengungkapkan lima wanita yang menjajakan dirinya menggunakan aplikasi mechat itu diamankan dari dua kontrakan berneda.
"Kelima wanita tersebut kami dapati di dua kontrakan di wilayah yang berbeda, yaitu kontrakan di Desa Sentul dan kontrakan di Kp. Jaha, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja," ujarnya.
Agus mengungkapkan, para PSK itu diamankan dan dibawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut serta diberikan tindakan dengan cara memberikan surat pernyataan yang ditulis dan ditandatangani langsung oleh kelima wanita tersebut.
"Kami memberikan edukasi dan peringatan agar kelima wanita dan satu pria ini tidak mengulangi perbuatan asusila dan tidak kembali ke kontrakan. Mereka harus pulang ke rumah masing-masing," pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan ini dilakukan secara gabungan bersama unsur Polresta Tangerang, Kodim 0510/Tigaraksa, Trantib Kecamatan Balaraja, serta Subkogartap 0510/Tigaraksa.
Baca Juga: 3 Karyawan Hotel Tewas Terjebak Lift Saat Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya
Berita Terkait
-
3 Karyawan Hotel Tewas Terjebak Lift Saat Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
Kebakaran Hotel di Tangerang Tewaskan 3 Karyawan, Diduga Terjebak Lift Akibat Korsleting Listrik
-
PPDB Bebas Pungli, Laporkan ke Sini Jika Ada Indikasi
-
Nikmatnya Nasi Lengko Dapur Ibu Ratu 308, Layak Dicoba Jika Berkunjung ke Tangerang
-
Gencar Periksa Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Ini Daftar Penyakit yang Diwaspadai
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal