SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berharap agar semua pihak dapat mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sesuai ketentuan.
Hal tersebut diungkapkan Helldy Agustian saat acara Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB secara simbolis kepada Perwakilan Industri yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon di Birdi Café and Resto, Senin 29 April 2024.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak, khususnya para wajib pajak yang hadir untuk dapat mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Cilegon dengan membayar PBB sesuai ketentuan yang telah diberikan,” kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Cilegon, Senin (29/4/2024).
Menurut Helldy, PBB memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Cilegon.
“Kita memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan pemungutan PBB yang menjadi salah satu andalan untuk membantu pembiayaan Pembangunan Kota Cilegon, sehingga dibutuhkan upaya peningkatan penerimaan dari sektor PBB,” tuturnya.
Atas dasar itu, Helldy menilai bahwa perlu adanya optimalisasi pendapatan daerah dari sektor PBB.
“Dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB, penyesuaian harga dilakukan terhadap NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Bumi karena selama ini masih jauh dibawah standar. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemot) Cilegon melakukan penyesuaian NJOP PBB tahun 2024,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris BPKAD Kota Cilegon Rd Firman Salahudin Ahmad mengatakan, pihaknya telah mengundang sekitar 50 industri di Kota Cilegon untuk mengikuti acara tersebut.
“Kami mengundang sekitar 50 industri di Kota Cilegon untuk bersilaturahmi dan memberikan informasi terkait PBB tahun 2024,” katanya. (ADV)
Berita Terkait
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!
-
Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030
-
Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB
-
PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut