SuaraBanten.id - Jelang bulan Ramadan, harga beberapa komoditas sembako di pasar tradisional Kota Batam mulai mengalami kenaikan. Kenaikan paling signifikan terjadi pada telur, beras, dan daging ayam.
"Untuk telur ada kenaikan, sudah Rp 55.000/papan dari Rp 53.000/papan. Untuk beras ada kenaikan yaitu Rp 10.000 - Rp 15.000, untuk per kilogram nya masih stabil, masih di Rp 13.500, tapi untuk beras seperti beras merek Horas naik dari Rp 312.000/goni jadi Rp 322.000/goni," ujar Andi, seorang penjual sembako di Pasar Tos 3000 Jodoh, seperti dikutip Batamnews.
Harga cabai dan tomat pun melonjak drastis, mencapai Rp 120.000 dan Rp 25.000 per kilogram. Pedagang berharap agar harga-harga ini dapat segera stabil kembali dan menantikan kebijakan pemerintah yang dapat meringankan beban mereka.
Baca juga:
Caleg Gagal Teror Warga Pakai Petasan Jumbo, Nenek-nenek Sampai Meninggal
Warga Sudah Panik, Bocah di Brebes yang Dikira Tenggelam Malah Nonton Tim SAR Nyari di Sungai
Sementara, harga beras di Kepri mengalami kenaikan, namun masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain, terutama Pulau Jawa.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Suryono, "Kenaikan harga beras berlaku nasional bukan hanya di Kepri saja. Dan kenaikan beras di Kepri masih relatif rendah dibandingkan dengan daerah lain."
Stok beras di Kepri pun aman hingga bulan April 2024. Berdasarkan data, terdapat lebih dari 1.000 ton beras di gudang Bulog dan 20.000 ton di asosiasi distributor Kepri.
Beras bulog ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai solusi di tengah kenaikan harga sembako.
Berita Terkait
-
Relawan Prabowo-Gibran di Rangkasbitung Sebar Ribuan Sembako Murah
-
Mau Beli Sembako Murah, Ini Lokasi dan Jadwal Pasar Pangan Murah di Kota Tangerang
-
13 Pom Bensin di Batam yang Buka 24 Jam, Ini Lokasinya
-
Lowongan Kerja Terbaru PT Epson Batam: Cari Tenaga Medis D3 Keperawatan
-
Pipa Air BU SPAM BP Batam Bocor Lagi di Sukajadi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang