SuaraBanten.id - Aplikasi Sirekap yang dikembangkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengalami gangguan sistem. Maka dari itu, pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di setiap kecamatan di Kabupaten Lebak pada Pemilu 2024 ditunda.
Ketua KPU Lebak Dewi Hartini membenarkan, jika pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan ditunda.
"Benar, pleno rekapitulasi se Indonesia ditunda. Penundaan pleno tersebut karena sedang dilakukannya maintenance server Sirekap," kata Dewi dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (19/2/2024).
Ia mengungkapkan, rekap pleno rekapitulasi yang dilakukan oleh PPK akan kembali dilaksanakan dan dijadwalkan kembali pada tanggal 20 Februari 2024 nanti.
"Kalau awalnya kan pleno rekapitulasi di tiap kecamatan itu akan selesai pada tanggal 24, karena adanya penundaan ini maka jadwalnya akan berubah, kami menunggu KPU Pusat dan Provinsi dan kami juga harus pleno kembali," ujarnya.
Ia menambahkan, terkait ada beberapa PPK yang sudah melakukan pleno rekapitulasi, maka pleno sebelumnya bisa dilanjutkan sampai surat suara yang didalam kotak suara beres dihitung.
"Untuk sisanya yang belum dihitung ditunda dan akan kembali dihitung pada tanggal 20 Februari," ucapnya.
Berita Terkait
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri