SuaraBanten.id - Tim pemenangan Caleg DPR RI dari Dapil III Banten Airin Rachmi Diany patut bertanya-tanya dengan perhitungan suara yang muncul di KPU.
Bagaimana tidak, jumlah hasil perhitungan nyata berbeda dengan jumlah hasil perhitungan Sirekap, aplikasi milik KPU.
Dimana di sejumlah TPS perolehan suara Airin versi Sirekap jauh lebih besar dibandingkan perhitungan nyata.
Untuk diketahui, pola perhitungan Sirekap dilakukan melalui foto model C1 Plano yang diupload ke dalam Sirekap.
Sirekap pun kemudian membaca hasil perhitungan setiap TPS dari foto model C1 Plano yang diupload tersebut.
Nah hasilnya untuk Airin, perolehan suara murni atau C1 dengan Sirekap di sejumlah TPS sangat berbeda.
Misalnya saja di TPS 002 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada C1 Airin meraih 14 suara, namun pada website tertera 844 suara.
Begitu juga di TPS 034, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Pada C1 plano tertera suara Airin sebanyak 12 suara, namun pada website sebanyak 85 suara.
Lalu di TPS 003, Kelurahan Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, suara mantan Wali Kota Tangerang Selatan itu mendapat suara sebanyak 4 suara, tapi di website sebanyak 525 suara.
Hanya di TPS 001 Kelurahan Sukadiri, perolehan suara Airin antara C1 dan di dalam website sama yaitu mendapatkan tujuh suara.
Mengenai hal ini, Anggota KPU Banten Akhmad Subagja angkat bicara.
Akhmad Subagja jika hasil penghitungan suara Sirekap yang ditampilkan pada website KPU merupakan alat bantu publikasi.
Ini agar masyarakat mendapatkan informasi terkait hasil suara di setiap TPS.
Namun begitu kata Akhmad Subagja, perolehan suara yang ditampilkan pada website bukanlah perolehan suara yang telah ditetapkan.
Berita Terkait
-
TNI Ikut Amankan Demo 28 Oktober, Komisi I DPR Sebut Lumrah
-
Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran
-
Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu