SuaraBanten.id - Ketua DPW PKB Provinsi Banten, Ahmad Fauzi memastikan dua caleg PKB yang melakukan pembelotan lantaran lebih memilih mendukung paslon 02 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) sudah dipecat oleh DPC PKB Kabupaten Pandeglang.
Ahmad Fauzi mengungkapkan, proses pemecatan dua caleg PKB Banten itu dilakukan lantaran keduanya menolak untuk kembali mengikuti intruksi partai yakni mendukung paslon 01 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN).
"Sudah kita panggil, sudah kita kasih peringatan. Kemudian yang bersangkutan menolak untuk kembali kepada keputusan partai, sehingga sudah kita pecat melalui DPC dan sekarang sedang proses ke DPP," kata Fauzi ditemui di Kota Serang, Jumat (2/2/2024).
"Mudah-mudahan Minggu ini keluar SK pemecatannya dari DPP," imbuhnya.
Kata Fauzi, kedua caleg yang dipecat yakni caleg DPRD Banten Enung Nurhayati dan caleg DPRD Kabupaten Pandeglang Euis Rahmawati.
Sementara, satu caleg DPRD Kabupaten Pandeglang Eni Suheni memilih taat terhadap keputusan partai.
"Kita sudah punya bukti-bukti dari informasi dan keduanya sudah dipanggil, dan menolak ikut keputusan partai. Ada Enung sama Euis, yang satu lagi sudah membuat fakta integritas akan taat pada keputusan partai," ujarnya.
Untuk itu, diakui Fauzi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan akan nasib kedua caleg tersebut usai dipecat sebagai kader PKB disaat proses pencoblosan bakal berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Itu keputusan KPU seperti apa kalau mereka (Enung dan Euis) sudah kehilangan statusnya sebagai anggota PKB," kata Fauzi.
Meski begitu, ia memastikan pemecatan terhadap kedua caleg tersebut tidak akan mempengaruhi suara PKB maupun suara AMIN di Kabupaten Pandeglang.
"Tapi tidak mempengaruhi apapun, baik kerja-kerja caleg maupun kerja-kerja Pilpres. Dua caleg ini tidak punya pengaruh terhadap elektoral PKB di Pandeglang, atas nama Enung di 2019 itu juga caleg, dan suaranya cuma 2 ribu suara," jelas Fauzi.
Terlepas dari itu, Fauzi mengaku dirinya heran dengan sikap kedua caleg yang melakukan pembelotan dengan lebih memilih mendukung Prabowo-Gibran ketimbang mendukung AMIN sesuai intruksi DPP PKB.
"Ga tau ada motif apa kok dari caleg-caleg itu kemudian launching pengkhianatan pada keputusan partai, ga tau saya," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri