SuaraBanten.id - Puluhan sepeda motor yang dimodifikasi menggunakan knalpot brong diamankan petugas Satlantas Polres Metro Tangerang Kota selama periode 10-13 Januari 2024.
81 motor dengan knalpot brong itu diamankan di kantor polisi dan bisa diambil jika pemilik telah mengganti knalponya dengan knalpor standar.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, kendaraan yang terjaring razia diberikan surat tilang dan harus mengganti knalpot brong tersebut dengan knalpot standar.
"Kami telah mengamankan 81 knalpot brong. Pemilik kendaraan kita minta mengganti dengan knalpot standar apabila ingin mengambil motornya yang kita amankan sementara tersebut," kata Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dikutip dari ANTARA.
Puluhan motor yang menggunakan knalpot brong itu terjaring razia yang dilakukan petugas gabungan di kawasan jalan protokol Kota Tangerang, Banten.
Penindakan motor berknalpot brong itu secara rinci dilakukan pada 24 knalpot brong pada Rabu (10/1/2024), 33 knalpot brong pada Kamis (11/1/2024), dan pada Jumat (12/1/2024) sebanyak 24 knalpot brong terjaring razia.
Penilangan dilakukan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota untuk memberi penegasan bahwa menggunakan knalpot dapat menimbulkan keresahan hingga penolakan di masyarakat. Termasuk mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.
"Jadi kita amankan dulu kendaraannya saat razia gabungan bersama TNI dan Pemkot. Besoknya atau lusanya, pemilik yang terjaring bisa menukarkan barang bukti atau mengambil sepeda motornya dengan terlebih dahulu mengganti knalpot brong tersebut dengan knalpot standar," katanya.
Terhadap barang bukti knalpot yang disita, Kapolres memastikan akan segera dimusnahkan. Lalu kedepannya akan semakin gencarkan melakukan sosialisasi di jalan-jalan dengan membentangkan spanduk imbauan pelarangan penggunaan Knalpot Brong.
Baca Juga: Penyu Hijau Langka Ditemukan Mati di Perairan Pandeglang, Diduga Karena Racun Bom Ikan
"Termasuk kita datangi bengkel-bengkel las dan bengkel motor agar tidak menjual knalpot brong," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Penyu Hijau Langka Ditemukan Mati di Perairan Pandeglang, Diduga Karena Racun Bom Ikan
-
Hp Kesayangan Warga Kota Tangerang Nyemplung Got, Tapi Damkar Ikut-ikutan Sibuk
-
Daftar Kantor Pegadaian Syariah Terdekat di Tangerang, Lengkap dengan Jam Oprasional
-
Aksi Perundungan Siswa SMA Negeri di Tangsel Jadi Sorotan, Ternyata Penyebabnya Karena Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang