SuaraBanten.id - Ketua Umum Partai Solideritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui nelayan, petani, buruh serta relawan Pandawa Lima di Kota Serang, Banten, Rabu (3/1/2023).
Di balik pertemuan itu, terdapat momen menarik yakni saat Kaesang diteriaki emak-emak pendukung yang memanggilnya "Mas Gibran" saat melewati kerumunan para pendukung Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).
Dalam agenda tersebut Kaesang mengakui kerap dipanggil "Gibaran" dalam berbagai kunjungannya ke daerah untuk mengkampanyekan Prabowo-Gibran.
Dalam sambutannya, Kaesang bahkan diteriaki "Gibran" oleh para relawan di Kota Serang, Banten. Karenanya, Kaesang pun sempat berkelakar mengenai dirinya yang kerap dipanggil menggunakan nama kakaknya.
Kaesang bahkan tampak memperkenalkan dirinya ke hadapan para relwan. Ia menegaskan, nama adalah Kaesang dan bukan Gibran.
“Perkenalkan, saya ini Kaesang bukan Gibran. Saya bukan mas Gibran yah, memang saya sama mas Gibran adalah kakak adek, agak mirip," kata Kaesang bekelakar dihadapan para pendukung Prabowo-Gibran dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).
Kaesang juga menyinggung dirinya yang juga dipanggil 'Gibran" saat bertemu relawan hingga petani, nelayan serta buruh di Kota Serang, Banten.
"Tadi saya di sini juga dipanggil mas Gibran, tapi gak masalah," kata putra bungsu Presiden Jokowi alias Joko Widodo itu.
"Siapa tahu, ketika mas Gibran menang jadi wapres akan mau masuk ke PSI," ungkap adik kandung Gibran Rakabuming Raka itu.
Baca Juga: Cerita Kaesang Sering Dipanggil Gibran, Hingga Bahas Kemungkinan Kakaknya Gabung PSI
Salah seorang petani asal Pandeglang, Saman berharap kedatangan Kaesang ke Kota Serang, Banten dapat menyerap aspirasi para petani.
Saman bersama para petani lainnya di Pandeglang, Banten mengaku kesulitan mendapatkan pupuk untuk tanaman yang mereka tanam.
"Di daerah saya itu di Kadubera Pandeglang kesulitan mendapatkan pupuk, jadi tolong lah agar disampaikan agar para petani dapat bantuan pupuk. Dipermudah lah jangan dipersulit," ujarnya.
Sementara petani lainnya yang berasal dari Taktakan, Hendri juga mengeluhkan mahalnya harga pupuk. "Saya berharap harga pupuk murah dan mudah didapatkan," ujarnya.
Sedangkan salah seorang nelayan di Karangantu Kota Serang, Suirat juga mengeluhkan terkait mahalnya solar untuk perahu nelayan.
"Iya yang saya alami sekarang adalah solar masih mahal, jadinya kami terpaksa minjem uang ke bank emok untuk kebutuhan para nelayan sehari-hari," ujar Suirat.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Kaesang Sering Dipanggil Gibran, Hingga Bahas Kemungkinan Kakaknya Gabung PSI
-
Kaesang di Hadapan Pendukung Prabowo-Gibran: yang Ikut Jokowi Pilih PSI
-
Temui Pendukung Prabowo-Gibran di Tangerang, Kaesang: Coblos Gibran, Satu Putaran
-
Ratusan Santri Milenial Pendukung Prabowo-Gibran Doa dan Dzikir Bersama di Malam Tahun Baru 2024
-
Prabowo-Gibran Imbangi AMIN di Jakarta dan Banten, Andra Soni: Ini Motivasi Pertahankan Kemenangan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut