SuaraBanten.id - Sejumlah pimpinan Pondok Pesantren atau ponpes dan Mejelis Taklim se-Kabupaten Lebak, Banten membersamai santri milenial Banten mendukung dan siap memanangkan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming (Prabowo-Gibran) pada Pilpres 2024 mendatang.
Deklarasi tersebut dilakukan di Gedung PGRI Ona, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten Senin (18/12/2023) malam. Deklarasi tersebut dihadiri ratusan santri dan para pemimpin ponpes dan majelis taklim se-Kabupaten Lebak, Banten.
Sejumlah pimpinan Ponpes yang hadir di antaranya, KH Dae Sopyan (Ponpes Mabdaul Hidaya), KH Asep Athoillah (Ponpes Bani Malik), KH Elly ST (Ponpes Barussyifa), Kh Soleh Er (Ponpes Riaadussholihin), Kiai Ji Hujaji (Ponpes Hidayatul Mubarokah).
Selain itu, KH.Abdurohim Alarif (Ponpes Riyadul Ibtida), Kiai Yusuf Zamzami (Ponpes Sinar Harapan), Kiai Ahmad Payumi (Ponpes Riyadul Muhtadi), Kiai Muhammad Snawai (Ponpes Assyifa), Kiai Kiki (Ponpes Al Alifiyah), KH Sapriyudin (Ponpes Darul Mubtadiin).
Deklarasi itu terdiri dari tiga poin, yaitu pertama mendukung penuh Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024 – 2029.
Kedua, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga Pemilu damai, aman dan kondusif. Ketiga, menolak politik identitas dalam segala bentuk apapun.
Santri Milenial Banten yang dideklarasikan di Ponpes Al Fathaniyah Tengkele, Kota Serang bergerak sejak Gibran Rakabuming Raka sebelum ditetapkan menjadi Cawapres RI.
Visi gerakan Santri Milineal Banten adalah mendukung dan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi milenial untuk berpartisipasi dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Gerakan Santri Milenial Banten ini bertambah masif setelah KPU menetapkan Gibran menjadi Cawapres, mendampingi Prabowo Subianto sebagai Capres pada tanggal Senin, 13 November 2023.
Baca Juga: Antisipasi "Getok" Wisatawan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pengelola Wisata Diminta Lakukan Ini
Gerakan ini menyebar ke sebagian besar kabupaten dan kota seperti Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Bahkan, gerakan ini hingga ke tingkat desa-desa.
Berbagai pernyataan dukungan dan tekad memenangkan pasangan Prabowo – Gibran tak hanya diungkapkan melalui pertemuan-pertemuan dan silaturahmi antara kelompok. Kegiatan mulai dari pertemuan, pernyataan dan lainnya diunggah di Chanel Youtube Biwali.
Berita Terkait
-
Antisipasi "Getok" Wisatawan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pengelola Wisata Diminta Lakukan Ini
-
Anies Baswedan Sambangi Banten Pekan Ini, Cek Agenda yang Bakal Dilakukan Disini!
-
Postingan Iti Octavia Jayabaya Joget Gemoy Digeruduk Pendukung Anies Baswedan: Hampura Beda Pilihan
-
Momen Muhyani Si Pengembala Kambing Sujud Syukur Terima Surat Penghentian Penuntutan
-
Kontrakan Pedagang Kopi Keliling di Tangerang Digeledah Densus 88, Terlibat Terorisme?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget