SuaraBanten.id - SuaraBanten.id- Bagi para peserta seleksi PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Kabupaten Pandeglang tampaknya perlu mengetahui informasi seputar jadwal tes yang dimulai pada pekan ketiga November 2023 lalu.
Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, SuaraBanten.id menginformasikan Jadwal Tes PPPK Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Diketahui, seleksi PPPK Kabupaten Pandeglang dilangsungkan pada bulan ini, November 2023.
Kabid Formasi dan Rotasi pada BPKSDM Pandeglang, Furkon mengatakan, secara nasional jadwal seleksi PPPK sudah dimulai dari 12 November 2023 ini.
Namun, untuk Kabupaten Pandeglang seleksi akan dilakukan pada 21 November 2023 mendatang yang berlokasi di Unbaja Convention Hall, Kecamatan Curug, Kota Serang.
“Kalau Pandeglang itu yang di Unbaja Serang dari tanggal 21 sampai dengan tanggal 24 November. 1 harinya itu 3 sesi, 1 sesi itu 300 orang. Jadi 1 hari 900 orang,” kata Furkon dikutip dari Bantennews.co.id, Senin (13/11/2023).
Meski seleksi masih delapan hari lagi, Furkon tetap mengingat para peserta yang akan mengikuti seleksi PPPK untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan mempelajari kemungkinan soal yang akan keluar nantinya.
"Jadi untuk para peserta mumpung masih ada waktu nih alangkah baiknya (bersiap-siap), karena sekarang ini sudah ada surat edaran dari Menpan itu ada nanti materi-materinya yang akan muncul nanti di tahapan seleksi jadi saya kira peserta semua sudah pada tahu materi apa saja yang akan keluar," ungkapnya.
Kata dia, peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
Sebanyak 2.176 orang yang terdiri dari tenaga guru sebanyak 200 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 976 orang. Peserta diimbau agar datang tepat waktu.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah di Serang Makin Pedas, Capai Rp100 Ribu Per Kilogram
"Sesi pertama jam 06.00 WIB harus ada di lokasi karena di sana nanti ada beberapa tahapan untuk masuk ke ruang CAT," ungkapnya.
"Kita harus registrasi, pemeriksaan berkas, cek badan semuanya jadi begitu masuk ke ruang CAT itu sudah keadaan steril semuanya, tidak bawa apa-apa. Yang dibawa hanya KTP dengan kartu tanda peserta nomor tes saja," imbuhnya.
Ia juga mengingatkan agar para peserta berhati-hati dan tidak percaya jika ada oknum yang mengaku bisa membantu meloloskan seleksi PPPK. Sebab, dia memastikan bahwa informasi tersebut dipastikan penipuan.
“Hati-hati dengan adanya oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan BPKSDM, Menpan, BKN, bahwa bisa meluluskan tanpa tes, itu bohong,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
Terminal 2F Soetta Resmi Jadi Pusat Keberangkatan Jamaah Umrah
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Hingga 15 Hektare
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada