SuaraBanten.id - SuaraBanten.id- Sejumlah partai politik (Parpol) di Kota Serang tidak memenuhi keterwakilan perempuan dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Kota Serang, Banten pada pileg 2024 mendatang.
Jumlah parpol yang tak memenuhi keterwakilan perempuan di Kota Serang bahkan mendominisi di beberapa Daerah Pemilihan (Dapil). Diketahui, keterwakilan perempuan pada pemilihan legislatif seharusnya minimal 30 persen.
Namun, berdasarkan DCT KPU Kota Serang banyak partai yang belum memenuhi kuotta keterwakilan perempuan tersebut.
Komisioner KPU Kota Serang, Nanas Nasihudin mengatakan, saat ini masih sangat sedikit partai politik di Kota Serang yang telah memenuhi persyaratan tersebut.
"Memang kalau kita mengacu pada putusan MK, keterwakilan perempuan di Kota Serang ini masih kurang, hanya beberapa partai yang sudah mencukupi," katanya dikutip dari Antara.
Seperti diketahui, KPU Kota Serang telah menetapkan DCT DPRD Kota Serang pada 3 November 2023 lalu untuk Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
Dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2023 tentang pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota, jumlah keterwakilan perempuan harus mencapai angka 30 persen di setiap dapil.
Namun, mengacu dct yang telah dirilis KPU Kota Serang pada 4 November 2023 lalu yang bisa diakses melalui laman kota-serang.kpu.go.id, jumlah caleg perempuan untuk DPRD Kota Serang Sebanyak 205 caleg dari total 601 caleg yang masuk dalam dct dari 18 parpol peserta Pemilu 2024.
Pada dapil Kota Serang 1 (Kecamatan Serang A) ada 9 parpol yang tidak memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan yakni PKB yang hanya mencapai 25 persen keterwakilan perempuan, Gerindra 25 persen, PDIP 28,57 persen, Golkar 25 persen.
Selain itu, NasDem 25 persen, partai Buruh 28 persen, PAN 25 persen, dan PPP 25 persen. Sementara partai Garuda tidak mencalonkan satupun caleg di Dapil ini.
Untuk di dapil Kota Serang 2 (Kecamatan Serang B) dari 18 parpol 10 di antaranya tidak memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan yakni, partai Gerindra hanya mencapai 28,57 persen, Golkar 28,57 persen, NasDem 28,57 persen.
Hanura 28,57 persen, Garuda 0 persen (hanya mencalonkan 1 caleg laki-laki, PAN 28,57 persen, PBB 25 persen, Demokrat 28,57 persen, Perindo 28,57 persen, dan PPP 28,57 persen.
Dapil Kota Serang 3 (Kecamatan Kasemen) pada dapil ini ada 7 parpol yang tidak memenuhi keterwakilan perempuan yakni partai Golkar 28,57 persen, PAN 28,57 persen.
Selanjutnya, Demokrat 28,57 persen, PPP, 28,57 persen, PKN 0 persen, Hanura 0 persen, partai Ummat 0 persen, dan Garuda yang tidak mencalonkan satupun calegnya di dapil ini.
Dapil Kota Serang 4 (Kecamatan Walantaka dan Curug) ada 5 parpol yang tidak memenuhi keterwakilan perempuan yaitu partai Gelora 25 persen, PBB 25 persen, Perindo 25 persen, PKN 0 persen, dan Garuda yang tidak mencalonkan satupun calegnya.
Baca Juga: Tenaga Kerja Asing di Tangerang Didominasi WNA China
Selanjutnya di Dapil 5 (Kecamatan Cipocok Jaya) pada dapil ini hanya PKN yang tidak memenuhi keterwakilan perempuan. PKN hanya mencalonkan 1 caleg laki-laki pada dapil ini.
Terakhir dapil Kota Serang 6 (Taktakan) ada 4 parpol yang juga tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan yaitu PKS 28,57 persen, Demokrat 28,57 persen, PPP 28,57 persen, dan Hanura yang hanya mencalonkan 1 caleg laki-laki. (Antara)
Berita Terkait
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video