SuaraBanten.id - Provinsi Banten menjadi salah satu provinsi yang rawan politik uang pada Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Provinsi Banten.
Bawaslu Banten merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 mendatang. Provinsi yang kini dipimpin Pj Gubernur Banten Al Muktabar itu kini menduduki urutan ke empat nasional.
Sementara provinsi yang menempati tiga besar di urutan pertama Provinsi Maluku Utara, kemudian Provinsi Lampung di urutan kedua, dan urutan ketiga Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Komisioner Bawaslu Provinsi Banten Kordiv Pencegahan Ajat Munajat mengatakan, IKP ini disusun berdasarkan Pemilu 2019 dan Pilkada yang diselenggarakan sebelum Pemilu 2024.
“Acuan (IKP) ini dari berbagai pelanggaran yang ada di provinsi dan kabupaten/kota. Di mana dalam hal kerawanan politik uang, Banten menduduki urutan ke empat secara nasional,” kata Ajat saat konfrensi pers di Sekretariat Bawaslu Provinsi Banten, Ciceri, Kota Serang, Jumat (27/10/2023).
Ajat mengungkapkan, dari IKP kerawanan politik uang terdapat dua kabupaten/kota yang mempunyai kerawanan yang paling tinggi.
“Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang jadi daerah yang mempunyai kerawanan politik uang tertinggi di Banten,” ungkapnya.
Menurut Ajat, IKP yang dirilis merupakan bagian dari manajemen risiko dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
“Kita juga berharap partisipasi masyarakat dalam pengawasan dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Tidak Mampu di Kota Tangerang Dapat Bantuan Rp6 Juta Pertahun, Ini Syaratnya
Berita Terkait
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu