SuaraBanten.id - Hujan deras dan angin kencang yang terjadi Pandeglang pada Kamis (26/10/2023) sekitar pukul 14.30 WIB membuat pohon tumbang dan menimpa salah satu rumah warga.
Akibat hal ini, seorang bocah 5 tahun ditemukan tewas. Kejadian tersebut terjadi di Kompleks Karang Indah, Kelurahan Kadu Merak, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang.
Saat hujan deras dan angin kencang yang terjadi, korban saat itu berada di kediamannya bersama sang pengasuh. Secara tiba-tiba, pohon yang berada di belakang rumahnya lalu tumbang dan menimpa area rumah.
Bocah bernama Nasya ini ditemukan tewas ditempat akibat tertimpa reruntuhan rumah setelah terkena pohon tumbang ini. Tidak hanya itu, hujan deras dan angin kencang ini rupanya mengakibatkan setidaknya 10 pohon tumbang.
Pohon tumbang di area Pandeglang ini menimpa rumah warga hingga gedung perkantoran yang ada di lokasi tersebut. Pemerintah Pandeglang kini mulai melakukan penanganan untuk musibah tersebut.
Proses evakuasi kini sudah dilakukan oleh pemerintah. Fokus lainnya dari pemerintah adalah untuk menangani rumah-rumah warga yang rusak parah karena tertimpa pohon di Pandeglang ini.
Berita Terkait
-
Geger, Bupati Pandeglang Posting Situs Judi Online di Insta Story
-
Hiu Tutul Terdampar di Pantai Kampis Pandeglang, Publik Protes Kelakuan Warga Sekitar
-
Detik-detik Tenda Pernikahan di Ponorogo Roboh Diterjang Hujan Angin
-
Belasan Pohon di Solo Tumbang Sebelum Prabowo-Gibran Daftar ke KPU, Publik: Pertanda Buruk
-
Video Abuya Muhtadi Tanya Ustaz Abdul Somad Lulusan Mana Viral: Saya di Kampung Ngajinya
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Cuma Gara-gara Utang Rp500 Ribu dan Diludahi, Pria di Cikupa Tega Habisi Nyawa Teman
-
Kenaikan Insentif Guru Honorer Cuma Rp100 Ribu, Mendikdasmen Panen Cibiran
-
Badak Langka Musofa Mati Setelah Dipindahkan: Benarkah Karena Penyakit Kronis, atau Ada Hal Lain?
-
Bukan Sekadar Teori: Kisah Mahasiswa IPB 'Menyatu' dengan Kota Kuasai Skala Lanskap Sesungguhnya
-
Sentilan Keras Kiai Asep: Pengurus NU Jangan Sibuk Rebut Komisaris dan Tambang!