SuaraBanten.id - Seekor ikan hiu tutul atau yang juga disebut sebagai hiu paus, sepanjang 10 meter terdampar di pantai Kampis, Desa Kutakarang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Menurut informasi, hiu tutul terdampar sejak Selasa (24/10/2023) kemarin. Hingga saat ini, ikan raksasa itu masih terdampar di pantai di Kabupaten Pandeglang, Banten itu diduga sudah dalam keadaan mati.
Kabar ditemukannya ikan hiu tutul yang terdampar di pantai itu pun menyebar, sehingga beberapa warga secara silih berganti berdatangan untuk melihatnya secara langsung.
Video sejumlah warga sedang berdatangan untuk melihat ikan hiu tutul yang diunggah akun Instagram @inilah.pandeglang pun belakangan viral dan menyite perhatian publik di media sosial.
Dalam video itu, terlihat beberapa pria yang tengah asik melihat-lihat dan memegang tubuh ikan hiu tersebut. Bahkan mereka tak segan untuk menaiki badan ikan raksasa itu.
Sontak saja, unggahan itu menarik banyak perhatian publik yang kemudian memberikan beragam komentar. Ada yang mempertanyakan mengapa ikan tersebut tidak segera diselamatkan hingga tak sedikit yang mengaku geram dengan aksi warga yang menaiki tubuh ikan hiu yang telah mati tersebut.
"Ikan sebesar itu terdampar. Ada yang sedang tidak baik baik saja didalam bumi," cuit @ri****na.
"Kenapa harus diinjek injek sih. Masyaallah bodohnya kalian dikira jembatan kali yah," kata akun @ze****ef.
"Yg naik ke atas ikan hiu tutul.. ga punya kerjaan..," imbuh @la****ji.
Baca Juga: Harta Kekayaan Helldy Agustian Capai Rp28 Miliar, Intip Sederet Mobil Milik Wali Kota Cilegon
"Kasian knp ga di angkat pake alat berat (emoji nangis)," ungkap @po****m_.
"Kadang yang komen suka tdk lihat kondisi, kenapa gak di bantu tolong bawa kelaut lagi. Ikan sebesar itu harus ngupulin orang brp banyak buat narik? Kalau banyak orang. Ada lagi kenapa gak pakai alat berat, di daerah Pandeglang gitu siapa yg mau suka rela sewa alat berat hitungan jam dengan jarak jauh pasti mahal biayanya. Balik lagi ini Indonesia gak kaya di luar negeri yg gercep lapor pemerintah langsung di bwin alat berat. Jangan kan buat nolongin hewan terdampar. Nolongin warga kelaparan aja masih susah buat dilakukan klo gak viral dl.," timpal @ya****ah.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?
-
Lirik Lagu 'Siti Mawarni' yang Sindir 'Bekingan' Bandar Narkoba
-
Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video