SuaraBanten.id - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menemui ulama karismatik asal Pandeglang, Abuya Muhtadi di kediamannya di Cidahu, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Video momen kebersamaan Usataz Abdul Somad dan Abuya Muhtadi itu diunggah akun Tiktok @gjagagaljadiajengan, momen keduanya bertemu pun nampak sederhana.
Ustaz Abdul Somad dan Abuya Muhtadi duduk di lantai sambil berbincang santai. Dalam kesempatan itu, ulama kharismatik tersebut nampak melontarkan pertanyaan kepada UAS terkait riwayat pendidikannya.
"Ini lulusan mana?," tanya Abuya Muhtadi kepada Ustaz Abdul Somad. "Mesir Maghribi dan Sudan," jawab UAS merespon pertanyaan tersebut.
Mendengar jawaban UAS, Abuya Muhtadi tampak kagum dan langsung memujinya. Ia bahkan membandingkan riwayat pendidikan UAS dengan dirinya yang hanya diajar oleh sang ayah.
"Masyaallah, gagah ini mah. Saya mah cuma dikampung ngajinya dengan orang tua saya sendiri," ungkap Abuya Muhtadi.
"Tuh foto orang tua saya. Jadi saya punya ilmu cuma segini adanya, itu langsung dari almarhum bapak saya. Lamanya saya ngaji dengan almarhum itu 38 tahun, sampai-sampai saya telat menikah," imbuhnya kemudian.
Dikketahui Abuya Muhtadi adalah putra Abuya Muhammad Dimyathi al-Bantani, pendiri Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Pandeglang.
Kerendahan hati Abuya Muhtadi itu pun, sontak menuai beragam respon positif dari para warganet yang melihat unggahan tersebut. Mereka menyebut meskipun sang ulama besar itu hanya diajarkan oleh sang Ayah namun Abuya Muhtadi merupakan salah satu ulama yang menjadi rujukan dunia.
Baca Juga: Tiga Terdakwa Korupsi Pasar Grogol Bebas, Kejari Cilegon: Kami Akan Lakukan Perlawanan
"hebatnya ulama2 di banten itu termasuk abuya muhtadi meskipun beliau ngajinya cma d daerah sempat tpi bs jd ulama besar(emoji tepuk tangan) , " ungkap @k****if.
"itu berkah nya ilmu dari guru2nya," cuit @Hu****fi.
"lebih ke tawadhu itu abuya muhtadi,pdhl beliau juga ngajinya jauh jg," timpal @BU****UA.
"mungkin dr sanad keilmuan guru guru sblm memang sudah sempurna gak heran sih dlu malah ulama indo menjadi rujukan ulama di dunia," kata akun @d****39.
"yang namanya ilmu,, asal jelas rujukan kitab nya,, mau di mna pun mondok ttp sma,,jdi jan pendek harapan ktika hanya bisa mondok di kampung," imbuh @w****?.
Berita Terkait
-
Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel