SuaraBanten.id - Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam wajib untuk melaksanakan ibadah puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Sebagai rukun Islam ketiga, kewajiban puasa wajib dilakukan sama seperti empat rukun Islam lainnya yang salah stunya adalah sholat.
Namun, apa jadinya ketika seorang muslim menjalani puasa namun tidak sholat. Ustadz Adi Hidayat mempunyai jawaban tersendiri soal pertanyaan tersebut.
Lantas, bagaimana hukum dan keabsahan puasa bagi seorang muslim yang tidak melaksanakan sholat? Apakah puasa dan sholat memiliki landasan hukum yang saling berkaitan ataukah malah terpisah dan bisa diterima selama syarat dan rukunnya terpenuhi?
Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video ceramahnya yang diunggah akun TikTok @kajianuahustadadihidayat beberapa waktu lalu.
"Ada hadist yang mengatakan jika kita puasa tapi kita tidak sholat maka tidak diterima puasanya. Apakah ketika kewajiban dalam rukun Islam salah satu tidak dilakukan maka ibadah yang lain tidak diterima bagaimana status hadits di atas?," kata Ustadz Adi Hidayat.
"Itu jelas sekali, jangankan sholat kok bukan status sholatnya, status puasanya. Jangankan masalah sholat, masalah perilaku dinilai," imbuh Ustadz Adi Hidayat.
Bahkan dalam video tersebut, Ustadz Adi Hidayat memberikan hadits yang di dalamnya terdapat peringatan keras dari Allah SWT serta Nabi Muhammad SAW terkait hal tersebut.
"Awas hati-hati, Nabi pernah menyampaikan satu peringatan keras, hadistnya bahkan hadist yang sangat luar biasa mendekati hadits tingkat tinggi derajatnya," ucap Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Cara Allah Kabulkan Doa Umatnya Dibongkar Ustadz Adi Hidayat, Simak Penjelasannya!
Ia bahkan menyebut Allah tidak butuh dengan puasa umatnya yang masih menyandingkan prilaku baik dengan keburukan saat menjalani puasa.
"Maka siapapun orang-orang yang puasa meninggalkan makan minumnya tapi dia tidak terputus dengan kata-kata yang kotor, yang jorok perbuatan, yang tercela maka Allah tidak butuh pada puasanya," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Ustadz Adi Hidayat pun kemudian menyinggung puasa yang disandingkan dengan maksiat terlebih pada puasanya.
"Artinya jangan coba-coba menyandingkan puasa dengan maksiat. Anda puasa itu fungsinya menutup maksiat, jadi kalau ada orang puasa masih mengerjakan maksiat ada yang salah pada puasanya," jelasnya lagi.
Sehingga menurut Ustad Adi Hidayat sesuai dengan hukum Islam ketika seseorang puasa namun masih meninggalkan shalat akan sia-sia ibadah puasa yang dikerjakannya.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Puasa Syaban Berapa Hari? Ini Panduannya Berdasarkan Sunnah dan Amalan Rasulullah
-
Puasa Tahun ini Tanggal Berapa? Ini Jadwal Penetapan Bulan Ramadan 2026
-
Berapa Kg Beras untuk Bayar Fidyah Puasa 30 Hari? Ini Bacaan Niat dan Panduan Lengkapnya
-
Libur Awal Puasa 2026 Tanggal Berapa? Ini Perkiraannya
-
Niat Puasa Qadha Ramadhan di Hari Senin dan Tata Cara yang Benar
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Transaksi Sabu Rp41 Miliar di Depan SD Tangerang Digagalkan, 27 Kg Barang Bukti Disita
-
4 Surga Wisata Alam di Lebak dan Pandeglang yang Wajib Masuk 'Bucket List' Kamu
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 113 Kurikulum Merdeka
-
BRI Soroti Besarnya Potensi Fintech Indonesia di Forum WEF Davos 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 112 Kurikulum Merdeka