SuaraBanten.id - Pedangdut Dewi Perssik kembali mengambil tindakan hukum kepada haters yang telah menghinanya. Ia melaporkan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan sejumlah akun haters terhadapnya.
Seolah tak main-main, Dewi Perssik bahkan ogah berdamai dan tetap memilih melanjutkan perkara ke jalur hukum hingga mendapatkan vonis terhadap para haters tersebut.
Diunggah oleh akun Instagram @insta_julid, pemilik goyang gergaji tersebut bahkan mengatakan dalam livenya dengan tegas bahwa dirinya rela membayar malah pengacara demi harga dirinya.
"Setidaknya kalau udah ada vonis dari pengadilan gue mau lihat masih berani gak. Karna kalau udah dimaafkan akan begitu terus gak akan kelar," ungkap Dewi.
"Gapapa demi harga diri gue, aduh Dewi Perssik sayang kan kerja keras buat bayar pengacara, itu elu, gue mah gapapa bayar pengacara. Harga diri gue gak sebanding dengan berapa uang yang gue dapet," timpalnya kembali.
Aksi Dewi Perssik tersebut tentunya mendapat berbagai komentar pro dan kontra dari warganet. Namun dalam live tersebut Dewi mengatakan ogah ambil pusing atas hujatan warganet yang menyebut dirinya tak bermartabat ataupun jahat.
"Kalau lu maafin jauh bermartabat, urusan gue bukan urusan elu, ngatur-ngatur lu, mau bermartabat kek mau kagak, ngapain lu ikut campur urusan orang. Urusan gue dong, makanya kalau punya mulut jangan sembarangan, giliran dipenjarain ngomongnya gak punya hati, gak bermartabat," ungkap Dewi Perssik.
"Ini negara hukum, segala apa itu harus pakai attitude, gak sembarangan ngomong. Mau gue dibilang jahat kek, mau dibilang apa bodo amat, udah dimaafkan tapi hukum tetep berjalan," imbuhnya.
Unggahan tersebut juga sontak mendapat berbagai respon pro dan kontra dari warganet atas sikap Dewi Perssik itu.
Baca Juga: Nikita Mirzani Santai Jalani Sidang Lanjutan: Nggak Deg-degan dong!
"setuju sih gua ama dia.. biar orang lain juga ambil pelajaran sama kasus" yg terjadi biar orang lebih hati" lagi.. karena kasus yg udah" ujung"nya damai terus ini yg bikin orang" berani melakukan hal yg sama karena dia tau ujungnya jika usah ketangkap berakhir secara kekeluargaan... basi bgt," kata akun !_d****15.
"Lanjutkan. Pengen tau putussnnya berapa taun. (emoji tertawa)," imbuh @ax****4. "Emosian bgt hampir setiap live netizen di omelin mulu," ungkap @d****a.
"Angkuh bgt..bukankah 2 tangan anda tidak bisa menutup semua mulut orang diluar sana..tp cukup untung menutup telinga anda..," timpal @yu****ug.
"Klo liat dia ngmng kayanya engap bgt,tarik urat mulu....mbaknya belajar publik speaking dulu deh biar kalo bicara enak didengar dan dilihat gitu," cuit @ri****an.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Ditunjuk Jadi Pengacara Sony Sonjaya, Elza Syarief Buka Suara Soal Surat ke Nanik S Deyang
-
Erin Taulany Ganti Pengacara, Sebut Sunan Kalijaga Tak Profesional
-
Ternyata Masih Jadi Jaminan Bank, Rumah Gono-gini Sarwendah dari Ruben Onsu Terancam Dilelang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup