SuaraBanten.id - Gus Miftah baru-baru ini kembali membhas tudingan yang dilayangkan terhadapnya ketika ia sepanggung dengan Farel Prayoga.
Belakangan Gus Miftah dituding sejumlah pihak mengintervensi agama penyanyi cilik yang viral lewat lagu "Ojo Dibandingke" tersebut.
Namun dalam sebuah video yang belakangan beredar Gus Miftah menyebut agama bukan privasi dan menyebut ibadah lah yang merupakan privasi.
Terbaru, dalam sebuah video yang tersebar di media sosial melalui akun TikTok @gunantopd, Gus Miftah pada awal video kembali membeberkan momen percakapannya dengan Farel kala itu.
"Kasusnya Farel itu datang sebagai bintang tamu di pengajian saya. 'Nak kamu bisa sholawat?' Bisa Gus, terus sholawatan. Terus saya tanya 'nak kamu bisa ngaji enggak?' Loh kok kamu enggak bisa ngaji, harusnya kamu belajar ngaji dong udah usia 12 tahun," kata Gus Miftah menceritakan kejadian saat itu.
Setalh itu, Gus Miftah baru mendapatkan informasi jika Farel Prayoga non muslim dari panitia ketika Farel manggung.
"Setelah dia nyanyi lagu Ojo Dibandingke, panitia nulis di secarik kertas, Gus mohon maaf Farel non Islam. Karena dijawab Farel non Islam, oh saya minta maaf. Kemudian saya nasehati, Farel apapun agamamu tolong jadilah hamba yang taat," kata Gus Miftah melanjutkan penjelasannya.
Namun, keanehan terjadi ketika Gus Miftah menanyakan agama Farel Prayoga. Jawaban Farel saat ditanya soal agamanya dianggap hebat oleh beberapa politikus.
"Ferel agama kamu apa, dijawab privasi. Kemudian jawan privasi ini dianggap wow oleh politikus. Farel keren bahwa agama itu privasi enggak boleh diintervensi," ungkapnya.
"Kalau kata orang agama itu privasi menurut saya tidak. Kalau agama itu privasi, KTP itu ga usah ada kolom agamanya. Logika berfikirnya kan begitu," imbuhnya.
Ia pun kembali memperkuat pernyataannya dengan mempertanyakan jika agama merupakan privasi lalu untuk apa dalam KTP ada kolom agama.
"Agama itu bukan privasi, ibadah itulah privasi. Sejak kapan negara ini bermasalah dengan agama? enggak ada. Toh negara kita dalam Pancasila, sila petama Ketuhanan yang Maha Esa," jelasnya.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Kabar Duka, Muhammad Imam Muslimin 'Yai Mim' Meninggal Dunia
-
Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan
-
Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka
-
ASN Kota Tangerang Mulai WFH, Cek Daftar Layanan yang Tetap Buka
-
PAN Cilegon Target Kader Aktif Bermedsos dan Nyambung dengan Anak Muda