SuaraBanten.id - Aksi arak-arakan remaja motoran sambil membawa senjata tajam (sajam) melintas di jalan Kadubanen, Pandeglang membuat warga sekitar resah. Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial.
Diunggah dalam akun Instagram @infopandeglang video viral tersebut memperlihatkan kawanan reamaja yang menaiki motor menenteng sajam sambil berteriak-teriak.
Video tersebut juga memperlihatkan sejumlah pengikut akun tersebut mengirimkan pesan berisi keresahan atas aksi para remaja teersebut.
Mereka mengaku, arak-arakan para remaja yang menenteng sajam itu cukup meresahkan masyarakat sekitar, karena ditakutkan akan memakan korban.
"Min gimana ini gengster udah nyampe SMK 2 Pandeglang tadi siang. Untungnya anak sekolah masih pada di dalem," kirim pengikut akun @infopandeglang.
"Min tanggap nih, gangster sekolah udh masuk wilayah Pandeglang. Gimana nih respon nya, toling tindak lanjuti biar orang" yang nggk bersalah tidak jadi korban (emot sungkem) info jalur kadubanen min," pesan dari salah satu pengikut lainnya.
Unggahan tersebut langsung dikomentari oleh akun Polres Pandeglang yang mengatakan bila sudah melakukan patroli di lokasi yang berada dalam video.
"Tadi pagi sudah di sisir sekitar kadubanen ! Kalo ada info bisa langsung dm ya gaes @polres_pandeglang," cuit akun @satlantaspolrespandeglang.
Tak sedikit pula warganet yang ikut memberikan berbagai komentar dalam video itu.
Baca Juga: Siswa SMK Fatahillah Tewas Tertabrak Kereta Api, Terseret Hingga 120 Meter
"Sok keras, noh emak bapak sibuk nguli," kata akun @gu*****in.
"tipe2 ketangkep nangis..," imbuh @_*****_
"Keluarin ajah pak dari sekolahnya meresahkan soalnya hihi (emot tertawa)," timpal @al*****28.
"Usut sampe tuntas (emot api)," ungkap @ma*****ii.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Siswa SMK Fatahillah Tewas Tertabrak Kereta Api, Terseret Hingga 120 Meter
-
Dear warga Cilegon! Dishub Sebut Pungutan Parkir di Sepanjang Jalan Protokol Ilegal
-
Rumah Sakit Adhyaksa di Kragilan Serang Bakal Dibangun di Tanah Sitaan Perkara Korupsi
-
Tenteng Sajam Tiga Pelajar di Tangerang Diamankan Polisi, Diduga Hendak Tawuran
-
Tempat Penyimpanan Barang Bekas PT Harapan Teknik Shipyard di Puloampel Kebakaran, Diduga Akibat Human Eror
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang