SuaraBanten.id - Bocah 12 tahun bernama Zaki (12) asal Kampung Pegantungan, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten yang hilang di Sungai Water Intake PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), Minggu (9/10/2022) kemarin ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Zaki sebelumnya dikabarkan terpeleset lalu jatuh terseret arus sungai water intake PT CAP di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.
Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian mengatakan, Zaki berhasil ditemukan Senin (10/10/2022) sekira pukul 14.05 WIB tepatnya di perairan sekitar Jetty C PT Chandra Asri Chemical yang berada di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.
"Sudah ditemukan korban laka tenggelam atas nama Zaki Bin Herman yang terjadi pada hari Minggu (9/10/2022) di muara sungai menuju laut Jembatan samping PT. Chandra Asri," kata Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian saat dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).
Rifki mengungkapkan, Senin (10/10/2022) sekira pukul 08.00 WIB bersama Tim Basarnas Banten dibantu personil Polairud dan Anggota Lanal Banten Pos Anyer melaksanakan pencarian di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan 1 unit perahu karet terhadap korban yang dilaporkan tenggelam.
"Nah, sekira pukul 14.05 WIB, pada saat tim SAR melaksanakan penyisiran di area Jetty C PT. Chandra Asri terlihat benda terapung yang kemudian dihampiri tim dan diketahui jasad manusia yang ciri-cirinya sesuai dengan keterangan para saksi (teman korban) yaitu mengenakan kaos berwarna merah," jelasnya.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenazah Zaki ke Pos Pol Pelabuhan Paku Anyer. Kemudian, jasad korban dimasukan kedalam kantong jenazah serta dibawa ke RSUD Kota Cilegon menggunakan kendaraan Basarnas Provinsi Banten untuk ditindaklanjuti.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Basarnas Banten, Adil Triyanto mengatakan, sebelum korban dinyatakan hilang, korban berusaha mengambil topinya yang terjatuh ke sungai water Intake PT CAP.
Namun, saat itu korban malah terpeleset dan tangannya secara spontan memegang baju rekannya atas nama Endang, sehingga kedua orang tersebut tercebur ke sungai water intake tersebut. Endang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai dan kembali naik ke tepian sungai.
Baca Juga: Banjir Terjang 5 Kecamatan di Lebak Banten, 510 Rumah Tergenang
“Sementara korban atas nama Zaki tidak berhasil menyelamatkan diri dan terbawa arus sungai water intake yang mengarah ke laut,” kata Adil dalam keterangannya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Lebak Banten, 510 Rumah Tergenang
-
Empat Rumah di Lebak Rusak Pasca Gempa Bayah
-
Detik-detik Bangunan Pondok di Lebak Hanyut Akibat Diterjang Banjir, Kalak BPBD Lebak: 2 Jembatan Terputus
-
Viral Perjuangan Kurir Antar Barang Pelanggan ke Pelosok Lebak, Antar Paket ke Sebenrang Sungai
-
Rumah Janda Muda di Cikande Disatroni Perampok, Korban Nyaris Diperkosa Pelaku
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator