SuaraBanten.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meminta masyarakat waspada curah hujan tinggi. Ini disampaikan menyusul terjadinya banjir bandang di kawasan pemukiman Badui.
"Peringatan kewaspadaan itu untuk mengurangi risiko kebencanaan," kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama di Lebak, Senin (13/9/2022).
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) curah hujan tinggi berlangsung hingga 16 September 2022.
Peluang curah hujan itu berpotensi terjadi malam, siang dan sore hari dengan intensitas lebat, sedang dan ringan.
Curah hujan itu dapat menimbulkan bencana alam, seperti banjir, longsor dan angin puting beliung.
"Kami berharap masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam itu jika hujan lebat di atas tiga jam segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," katanya menjelaskan.
Ia mengatakan BPBD Lebak telah menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat Badui yang diterjang banjir bandang berupa bahan pokok, seperti beras, makanan siap saji, aneka makanan dan tikar.
Penyaluran bantuan logistik itu untuk meringankan beban ekonomi keluarga.
Masyarakat Badui diterjang banjir bandang yang melanda sembilan rumah, tiga rumah terdampak longsor, dan akses jembatan yang menghubungkan Badui Luar dan Badui Dalam roboh terbawa arus Sungai Cibarani.
"Kami berharap rumah yang rusak akibat banjir itu dapat bantuan untuk diperbaiki kembali, termasuk jembatan gantung," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemda Diminta Siaga, Ada Potensi Curah Hujan Tinggi di 11- 17 September
-
Ratusan Warga Mengungsi ke Lokasi Lebih Tinggi dan Aman Akibat Gempa Mentawai
-
200 Orang Mengungsi Akibat Gempa 5 Detik di Mentawai, 1 Warga Tertimpa Kayu, Bangunan SMP Retak
-
18 Orang Mengungsi Akibat Longsor Timpa Rumah di Padang
-
BPBD Sulawesi Tengah: 500 Jiwa Lebih Korban Banjir Mengungsi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak